5 Strategi Mengatasi Anak yang Malas Mengaji Alquran

Diposting pada

Mama Papa bingung karena belajar mengaji anak terganggu karena si kecil malas mengaji Al-Qur’an? Kecemasan tersebut dirasakan banyak orang tua. Orang tua harus mengenali kepribadian si kecil agar tidak malas mengaji, pasalnya mood anak-anak cepat berubah.

Strategi Agar Anak Tidak Malas Mengaji Al-Qur’an

Walaupun si kecil menolak mengaji Al-Qur’an, Mama Papa tak boleh menyerah. Mengaji Al-Qur’an sama pentingnya dengan pendidikan, jangan sampai si kecil buta huruf hijaiyah dan Mama Papa menyesal di kemudian hari. Apalagi mengaji bermanfaat dunia akhirat, berikut ada strategi yang diterapkan:

1. Mencari Informasi Mengenai Si Kecil

mencari informasi mood anak mengaji dan alasan si kecil mengaji solusi tepat untuk orang tua. Mama bisa menerapkan metode mengaji baru yang disukai anak.
Mama bisa menasehati anak keutamaan mengaji untuk agama dan bangsa. Dengan begitu anak tidak malas belajar mengaji. Images credit: freepik.com

Strategi pertama yang digunakan adalah mencari informasi mengenai si kecil. Gali informasi alasan si kecil malas mengaji Al-Qur’an, Mama Papa bisa menanyakan alasan dengan suasana yang mendukung.

Misalnya saat bersantai dengan keluarga di rumah, saat membantu Mama di dapur atau saat jalan-jalan. Setelah mendapat alasan si kecil malas mengaji, Mama bisa menasehati si kecil agar semangat mengaji kembali. Terapkan metode belajar mengaji anak sesuai hobi si kecil agar tidak jenuh.

2. Membuat Kesepakatan

Mama Papa bisa mengajak kesepakatan dengan anak mengenai waktu mengaji Al-Qur’an dan tata caranya.
Kesepakatan orang tua dan anak membuat belajar mengaji anak lebih maksimal karena si kecil memiliki tanggung jawab. Apalagi si kecil menyetujui kesepakatan dengan artian tidak malas belajar mengaji. Images credit: freepik.com

Sebagai orang tua, harus menanamkan kedisiplinan pada anak agar memiliki tanggung jawab. Mama Papa bisa membuat kesepakatan dengan si kecil perihal belajar mengaji Al-Qur’an. Tujuannya agar si kecil memiliki tanggung jawab semangat mengaji setiap hari.

Kesepakatan dibuat berdasarkan pemikiran si kecil dan orang tua tanpa mementingkan keinginan orang tua. Dengan begitu si kecil tidak tertekan selama belajar mengaji Al-Qur’an. Orang tua dan si kecil bisa membuat kesepakatan waktu mengaji, rutinitas belajar Al-Qur’an, menghafalkan surat pendek dan lainnya.

Jika si kecil meminta keringanan belajar mengaji di hari libur, Mama Papa bisa menyetujuinya. Misalnya, belajar mengaji di hari libur hanya ½ jam saja atau beberapa menit. Pastinya si kecil senang karena keinginannya terpenuhi, alhasil kesulitan belajar mengaji anak teratasi.

3. Tanamkan Kedisiplinan

Tanamkan kedisiplinan mengaji pada anak agar anak tidak malas belajar mengaji Al-Qur’an.
Mama harus mendampingi anak belajar mengaji agar semangat menghafal huruf hijaiyah. Arahkan jika makharijul hurufnya salah. Images credit: unsplash.com

Strategi ke 3 adalah menanamkan kedisiplinan belajar mengaji Al-Qur’an. Banyak orang tua mengeluh karena menerapkan kedisiplinan dengan anak sulit lantaran orang tua sibuk di luar rumah.

Padahal kedisiplinan bisa terwujud tergantung orang tua, Mama Papa harus menerapkan kedisiplinan sebelum memerintahkan si kecil disiplin. Saat orang tua disiplin mengaji di waktu yang di jadwal, otomatis si kecil mengikuti kedisiplinan tersebut.

Mama Papa bisa mengajak si kecil menyiapkan peralatan mengaji, buku pelajaran mengaji dan daftar hafalan. Mama bisa meminta anak belajar mengaji Iqro jika usia anak 2 sampai 5 tahun.

Agar belajar mengaji anak lancar, orang tua dan anak harus menegakkan kedisiplinan. Saat si kecil meninggalkan kesepakatan, Mama Papa harus menasehatinya. Pastikan nasihatnya bijak dan tidak membuat anak ketakutan, jangan sampai Mama Papa menjewer, berkata kasar dan menakut-nakuti anak karena membuat mentalnya down.

4. Menciptakan Suasana Nyaman

Anak-anak mudah bosan dan memilih bermain dibanding belajar, Mama Papa bisa mengatasinya dengan hal positif. Yaitu menciptakan suasana nyaman saat belajar mengaji Al-Qur’an, Mama bisa mengajak si kecil belajar mengaji di halaman rumah yang sejuk, di taman maupun ruangan nyaman lainnya.

Pastikan Mama Papa mendampingi si kecil belajar mengaji agar anak semangat mengaji. Perhatikan bacaan huruf hijaiyah dan makhorijul hurufnya, saat ada kesalahan segera nasihati anak untuk memperbaikinya.

Berikan permainan edukasi di sela belajar mengaji anak agar tidak bosan. Dijamin belajar mengaji tidak tegang dan semangat anak terjaga, Mama bisa download video anak kecil mengaji sebagai tambahan materi belajar.

Mengenal Manfaat Belajar Mengaji Al-Qur’an untuk Anak

Perlu diketahui, belajar mengaji Al-Qur’an baik untuk perkembangan si kecil Ma Pa. Mengaji Al-Qur’an membuat kognitif anak optimal karena daya ingat anak tinggi sehingga cepat menyerap ilmu.

Agar belajar mengaji Al-Qur’an si kecil semakin menyenangkan, Mama Papa bisa mengikuti kursus online di Kiddo.id. Ada fitur baru yang menjadi kebaganggan orang tua, yaitu milestone tracker.

Fitur tersebut mampu memantau tumbuh kembang anak sesuai usia, tes potensi anak sesuai 8 kecerdasan majemuk anak usia 0-12 tahun. Terdapat jurnal tumbuh kembang anak, Mama Papa lebih efektif menerapkan belajar mengaji anak karena dukungan pakarnya. Agar tak ragu, kenali manfaat belajar mengaji Al-Qur’an untuk anak:

Moral anak semakin baik

Membiasakan anak mengaji Al-Qur’an membuat moral si kecil semakin baik. Si kecil mampu bersikap baik di kehidupan sosial, si kecil akan hormat dan sopan dengan orang yang lebih tua.

Walaupun manfaat tersebut tidak tampak di permulaan belajar mengaji, Mama Papa tetap semangat. Usahakan agar anak menghafal surat pendek dan membaca Al-Qur’an dengan baik.

Pemahaman agama Islam semakin dalam

Mama Papa bisa download video anak mengaji Al-Qur’an untuk di tonton si kecil. Carilah video yang mencakup bacaan Al-Qur’an dan artinya agar si kecil mengetahui kandungan suratnya.

Selain itu, ajak si kecil mengaji bersama orang tua. Kaji kandungan surat yang dibaca agar pemahaman agama Islam si kecil lebih dalam. Usahakan tidak memaksakan anak mendalami bacaan berjam-jam, cukup meluangkan waktu setiap hari sekitar beberapa menit.

Seiring berjalannya waktu, si kecil mengetahui kandungan Al-Qur’an dan menerapkannya di kehidupan. Orang tua harus mencontohkan hal baik agar si kecil mengikuti jejak baik Mama Papanya.

Metode belajar mengaji anak disesuaikan dengan kondisi si kecil. Jika usianya 0-4 tahun, perkenalkan huruf hijaiyah dan kumpulan doa pendek. Usahakan doa pendek yang digunakan sehari-hari, misalnya doa mau makan, doa mau tidur dan lainnya.

Jika Mama Papa butuh kursus online untuk si kecil, Kiddo.id bisa menjadi solusi. Mama bisa memilih kursus pilihan, misalnya kursus mengaji Al-Qur’an. Si Kecil akan mendapat pendampingan mengaji Al-Qur’an dengan metode tepat, meski secara online tetapi materinya mudah dimengerti si kecil dan metode yang digunakan menyenangkan.

Selain memiliki kursus pilihan, Kiddo.id menyediakan konten berkualitas sebagai bacaan Mama Papa. Wawasan orang tua semakin luas karena kontennya beragam, misalnya cara mendidik anak tanpa kekerasan, agar tumbuh kembang anak optimal dan konten lainnya.

Jangan ragu lagi memilih kursus pilihan, bersiaplah menjadi keluarga kiddo dan mewujudkan tumbuh kembang anak lebih optimal. Kiddo.id siap membantu Mama Papa mencerdaskan otak si kecil dan menguatkan mental anak.

Sumber:

_https://m.kumparan.com

_https://www.bombastis.com

_https://www.kompas.tv

Silahkan berkomentar