Kelebihan dan Manfaat Nonton Film Mandarin

Diposting pada

Ada banyak kelebihan ketika kita menonton film Mandarin di bioskop, yang pertama adalah film Mandarin bersifat orisinil tentang sejarah kejayaan masa lalu di negeri Cina. Kita tahu Cina mempunyai arti sejarah yang cukup panjang akan masa lalu yang yang diekspor terus-menerus oleh industri perfilman China. Selain beladiri, film di Cina juga sering tampilkan tentang kejayaan masa lalu kerajaan-kerajaan di Cina. Kerajaan ini telah menorehkan sejarah dari masa ke masa. Kemudian mereka bercerita tentang ekspansi perluasan wilayah China di Asia dengan kekuatan pasukan yang dimiliki. Dikabarkan bahwa China juga pernah berhasil menaklukkan wilayah di Timur Tengah yang terkenal dengan pasukan Mongol.

Film Assalamu’alaikum Beijing via Google Image

Selain itu, cukup banyak pesan-pesan moral yang dihadirkan dalam setiap perfilman yang dibuat oleh industri China. Pesan tentang kehidupan, berbuat baik kepada sesama, tidak tamak terhadap harta, dan lain sebagainya.

Yang menarik dari semua itu adalah film action Mandarin yang selalu ada. Beladiri sepertinya sesuatu wajib di dikuasai oleh warga di Cina pada masa lalu. Dan pada masa sekarang beladiri itu terus di Explorer melalui industri perfilman yang terus dikampanyekan ke seluruh dunia, tidak hanya di Asia saja, film yang bergenre tentang beladiri di China juga sudah memasuki pasar Eropa dan Amerika hal ini yang membuat industri Perfilman di Eropa dan harus terus melakukan inovasi agar film – film mereka tidak kalah dengan perfilman Cina.

Hampir setiap bulan ada saja film baru yang di diterbitkan oleh industri perfilman China dan tayang di bioskop-bioskop tanah air. Hal ini Wajar saja terjadi karena masyarakat Cina tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Dan mereka juga membutuhkan tontonan film yang bergenre China. Namun pada faktanya bukan cuma orang Cina saja yang menonton film Mandarin, warga pribumi tidak sedikit pula yang juga menikmati film-film yang berkarakter artis China tersebut. Bahkan terjadi modifikasi film antara cara artis Indonesia dan artis Cina. Salah satu film tersebut berjudul “Assalamual’aikum Beijing” yang diangkat dari novel Asma Nadia.

Sebagai bangsa yang berasaskan Pancasila kita tidak harus menutup diri dengan budaya-budaya yang datang dari luar. Karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang terbuka dengan segala dinamisasi peradaban-peradaban dunia. Hanya saja kita sebagai negara yang mempunyai asas Pancasila sudah mempunyai batasan-batasan dalam berperilaku. Hal ini sebagai kunci dalam beradaptasi dengan peradaban – peradaban dunia yang terus masih hadir untuk mempengaruhi peradaban Indonesia. Meski demikian tidak semua warga Indonesia yang memahami akan hal tersebut. Sebagian dari mereka justru larut terbawa dengan peradaban – peradaban dari luar negeri. Dampaknya mereka tidak lagi mengenal tentang budaya-budaya dalam negeri secara baik dan benar. Hal ini sangat disayangkan sekali karena jati diri Indonesia tidak ditempatkan bagaimana mestinya. Jika para pahlawan kita masih hidup mereka akan meneteskan air mata melihat fenomena yang terjadi ini.

Singkat cerita, kelebihan dan manfaat film Mandarin harus kita maknai secara positif. Namun kita harus membuat catatan-catatan tersendiri agar kita juga tidak terkontaminasi dengan peradaban-peradaban dari luar. Peranan pemerintah dalam hal ini juga sangat diperlukan. Dalam berbagai kebijakan harus lebih mementingkan eksistensl budaya dalam negeri. Kita tahu dalam negeri juga punya banyak film-film yang layak untuk dijadikan acuan bagi generasi muda saat ini.

Silahkan berkomentar