15 Kesenian Daerah Jawa Timur, Gambar dan Penjelasannya

Diposting pada

Kesenian daerah Jawa Timur memiliki ciri khas tersendiri jika dibandikan dengan kesenian dari dari daerah lain yang berada di luar propinsi yang beribukota Surabaya ini. Baik dari segi filosofi maupun sejarah asal muasalnya. Dari perbedaan yang ada, hendaknya menjadikan kita sebagai warga negara Indonesia semakin bangga dengan kekayaan seni dan budaya Indonesia yang ada dari dulu hingga kita. Keberagaman kesenian, baik kesenian Jawa Timur dan daerah lain tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bicara tentang kesenian dari Jawa Timur, maka akan banyak penjabaran untuk melengkapi informasinya. Pada kesempatan ini, kami hanya menyampaikan tentang kesenian apa saja yang ada di Jawa Timur disertai dengan gambar dan uraian penjelasannya. Selain itu, Anda akan mendapatkan informasi perbandingan dengan kesenian di daerah lain guna menambah khazanah wawasan dibidang kesenian nusantara.

Ada banyak kesenian yang ada di Jawa Timur, salah satunya adalah yang cukup populer yaitu Seni Ludruk Jawa Timur. Nama seni ludruk tidak asing ditelinga kita, namun apa saja pesan moral dibalik pertunjukkan dari seni ludruk, Anda bisa memahaminya usai membaca artikel ini.

Beberapa kesempatan yang lalu, kami sudah menulis tentang artikel terkait, yakni kesenian suku Batak dan kesenian daerah Jawa Tengah di blog yang baik ini. Yang Anda baca sekarang ini adalah lanjutannya saja. Kehadirannya untuk saling melengkapi.

Oke, tanpa perpanjang intro lagi, sebaiknya langsung saja kita bahas satu persatu tentang apa saja kesenian daerah Jawa Timur yang masih ada dan yang sudah punah atau antara ada dan tiada. Selamat menyimak.   

1. Ketoprak

Ketoprak (Blogger)

Ketoprak yang dalam bahasa jawa ‘Kethoprak’ adalah sejenis seni pentas yang berasal dari Jawa timur. Ketoprak sendiri merupakan sandiwara yang dipentaskan diselingi dengan lagu-lagu adat Jawa dan diiringi dengan alat musik Gamelan. Tema cerita dalam sebuah pertunjukan ketoprak bermacam-macam. Biasanya diambil dari cerita legenda atau sejarah Jawa. Banyak pula diambil cerita dari luar negeri.

2. Reog Ponorogo

Reog Ponorogo (Liputan6)

Reog adalah salah satu kesenian yang berasal dari Jawa Timur, khususnya kota Ponorogo. Di Indonesia, Reog adalah salah satu budaya daerah yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan. Perangkat yang wajib ada dalam sebuah pertunjukan Reog Ponorogo adalah topeng kepala singa, sosok warok dan gemblak.

Seni Reog Ponorogo ini terdiri dari 2 sampai 3 tarian pembuka. Tarian pertama biasanya dibawakan oleh 6-8 pria gagah berani dengan pakaian serba hitam, dengan muka dipoles warna merah. Berikutnya adalah tarian yang dibawakan oleh 6-8 gadis yang menaiki kuda. Pada reog tradisional, penari ini biasanya diperankan oleh penari laki-laki yang berpakaian wanita.

3. Karapan Sapi

Karapan Sapi (Republika)

Karapan sapi adalah pacuan sapi khas dari Pulau Madura. Dengan menarik sebentuk kereta, dua ekor sapi berlomba dengan diiringi oleh gamelan Madura yang disebut Saronen. Pada perlombaan ini, sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu (tempat joki berdiri dan mengendalikan pasangan sapi tersebut) dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan-pasangan sapi lain.

4. Tari Seblang

Tari Seblang (Blogkulo)

Tari Seblang adalah sebuat ritual tradisional khas suku Osing. Tari ini melambangkan kesakralan, ritual pertemuan dua dunia, sekaligus sebagai rasa syukur atas karunia yang diberikan oleh sang Pencipta dan juga menjadi permohonan untuk tolak bala. Untuk para penari yang akan membawakan tarian Seblang haruslah keturunan dari penari sebelumnya dan di pilih langsung oleh ‘dukun’setempat.

Baca: Tarian Adat Daerah Jawa Timur

5. Ludruk

Ludruk (Beritasatu)

Ludruk merupakan suatu pertunjukan drama tradisional yang diperagakan oleh suatu kelompok kesenian yang dipentaskan di sebuah panggung dengan mengambil tema tentang kehidupan rakyat sehari-hari. Lebih jauh lagi, Wikipedia menjelasakan, bahwa:

“Ludruk adalah suatu kesenian drama tradisional dari Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang dipergelarkan di sebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan, dan sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.”

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Ludruk memang kesenian yang asal daerahnya adalah Jawa Timur. Tujuan dari seni Ludruk sendiri ialah untuk sarana hiburan bagi rakyat. Dalam pertunjukan, biasanya Ludruk memakai bahas Surabaya atau Malang yang jauh dari bahasa intelektual. Kenapa demikian? Supaya pesan yang disampaikan pada kesenian Ludruk bisa diserap dari semua lapiran masyarakat.

6. Wayang Topeng

Wayang Topeng (wayangku)

Wayang Topeng adalah wayang yang dimainkan oleh orang dengan menggunakan topeng yang menutupi wajah.Wayang Topeng ini dimainkan dengan iringan Gamelan serta tari-tarian.pertunjukan wayang topeng Malang. Pertunjukan itu hampir mirip dengan konsep wayang orang.

7. Jaran Bodhag

Jaran Bodhag (Probolinggokota)

Jarang Bodhag adalah salah satu kesenian tradisional asli Probolinggo Jawa Timur. Perkembangan dari kesenian Jaran Kecak. Jaran Bodhag mulai muncul dan dikenal oleh masyarakat Kota Probolinggo sejak zaman awal kemerdekaan.

8. Tari Remong

Tari Remong (Tempo)

Tari Remong adalah sebuah tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa kepahlawanan. Ditarikan pada waktu menyambut para tamu. Tari ini merupakan tari propinsi yang menunjukkan keperkasaan, kejantanan dan kegagahan.

9. Alat Musik Gamelan

Gamelan adalah salah satu alat musik yang berasal dari daerah Jawa Timur. Nada tangga yang digunakan yaitu Gamelan berlaras pelog dan berlaras slendro. Nama-nama Gamelan yang ada misalnya:

9.1. Gamelan Kodok Ngorek

Gamelan Kodhok Ngorek, pada umumnya di daerah keraton Surakarta dimainkan pada saat raja mengkhitankan putranya. Selain itu gending kodhok ngorek juga dipakai untuk mengiringi acara pesta perkawinan.

Gamelan ini hanya dimiliki oleh kalangan keraton dan masyarakat umum tidak dibenarkan memiliki perangkat gamelan sejenis gamelan ini biasanya digunakan untuk hajadan atau peristiwa perninkahan (temu penganten), untuk mendukung upacara garebeg Mulud, juga untuk tanda atau berita tentang adannya kelahiran bayi perempuan. Tetapi seiring berjalannya sang waktu, bisa saja sesuatu yang dahulu tabu, kini sudah menjadi umum di masyarakat.

9.2. Gamelan Monggang (Munggang)

Gamelan jenis yang ini mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari gamelan Kodhok Ngorek, meski pun dari segi umur gamelan ini lebih muda. kedudukan ini dikarenakan fungsi dan perannya yang lebih banyak dan lebih penting (tinggi).

9.3. Gamelan Sekaten

Gamelan Sekaten ialah perangkat Gamelan yang paling dianggap berkaitan dengan upacara Islam dan diduga sudah ada sejak zaman kerajaan Majapahit. Acara atau kegiatan sekatenan sudah ada sejak jaman kerajaan Demak sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa pada pertengahan abad ke-16.

Nama Sekaten dikaitkan dengan kata syahadatain, kalimat syahadat yang harus diucapkan seseorang ketika masuk agama Islam.

9.4. Gamelan Gedhe

Gamelan jenis yang ini terdiri dari ricikan yang perlengkapan cukup lengkap antara laras slendro dengan laras pelog. Gamelan ini biasanya digunakan pada keperluan konser karawitan atau uyon-uyon.

Masih ada banyak lagi jenis – jenis dari Gamelan. Lain waktu akan kita bahas kembali.

Secara singkat, Gamelan umumnya dipergunakan untuk mengiringi bermacam acara, seperti; mengiringi pagelaran wayang kulit, wayang orang, ketoprak, tari-tarian, upacara sekaten, perkawinan, khitanan, keagaman, dan bahkan kenegaraan.Di Madura musik gamelan yang ada disebut Gamelan Sandur.

Baca: Alat Musik Tradisional Jawa Timur

10. Sistem Perkawinan Monogami

Penduduk Jawa Timur umumnya menganut perkawinan monogami. Sebelum dilakukan lamaran, pihak laki-laki melakukan acara nako’ake (menanyakan apakah si gadis sudah memiliki calon suami), setelah itu dilakukan peningsetan (lamaran). Upacara perkawinan didahului dengan acara temu atau kepanggih.

11. Festival Bandeng

Festival Bandeng (budayajawa)

Festival Bandeng selalu digelar setiap tahun. Festival ini mempunyai tujuan untuk melestarikan budaya tradisional tahunan masyarakat Sidoarjo biasanya diikuti empat peserta atau lebih petambak di Kabupaten Sidoarjo. Peserta berlomba menunjukkan hasil tambak berupa bandeng yang paling sehat dan terbaik. kemudian para pengunjung diperbolehkan untuk memberikan penawaran seperti lelang.

12. Upacara Kasodo

Upacara Kasodo (wisata-bromo)

Upacara Yadnya Kasada atau Kasodo ini merupakan ritual yang dilakukan setahun sekali untuk menghormati Gunung Brahma (Bromo) yang dianggap suci oleh penduduk suku Tengger. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara ini diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.

Baca: Upacara Adat Jawa Timur

13. Parikan

Ada tiga jenis parikan di dalam ludruk pada saat bedayan (bagian awal permainan ludruk). Ketiga jenis parikan tersebut adalah lamba (parikan panjang yang berisi pesan), kecrehan (parikan pendek yang kadang-kadang berfungsi menggojlok orang) dan dangdutan (pantun yang bisa berisi kisah-kisah kocak).

14. Topeng Dongkrek

Topeng Dongkrek (blogkulo)

Dongkrek adalah kesenian daerah asli dari Desa Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Indonesia. Kesenian ini berupa tarian dan iringan musik. Perpaduan alat musik ini dipengaruhi budaya Islam, China dan kebudayaan jawa umumnya ,Dalam tiap pementasan Dongkrek, para penari akan menggunakan tiga jenis topeng, yaitu topeng raksasa atau buta dengan muka seram, topeng perempuan yang sedang mengunyah kapur sirih, serta topeng orang tua lambang kebajikan.

15. Ritual Tumpeng Sewu

Ritual Tumpeng Sewu (Kompas)

Tumpeng Sewu adalah ritual selamatan Suku Osing di daerah pedesaan Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur. Sego Pincuk Pecel Pitik dan Tumpeng Pecel Pithik dalam bentuknya yang kerucut memiliki makna khusus yakni gambaran petunjuk untuk mengabdi kepada Sang Pencipta.tradisi kuno ini memiliki filosofi yang sama, yaitu menghindarkan diri dari segala macam bagebluk atau penyakit.

Baca: Pakaian Adat Jawa https://www.silontong.com/2018/05/02/pakaian-adat-jawa/

Para pembaca yang budiman, sebenranya masih banyak lagi kesenian yang ada i Jawa Timur yang bisa kita sampaikan. Namun karena keterbatasan waktu, maka kita cukupkan dahulu saja. Dilain waktu akan kita perbaharuai sesuai dengan kebutuhan yang ada.

1 komentar

Silahkan berkomentar