10 Kebudayaan Suku dan Masyarakat Aceh Yang Unik, Jadi Sorotan Dunia

Diposting pada

Kebudayaan suku dan masyarakat Aceh sangat menarik untuk dipahami bersama. Aceh sebagai daerah istimewa dikenal dengan sebutan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Menerapkan syariat Islam dalam bidang hukum sampai kepada berperilaku menikmati destinasi wisata berlaku di Tanah Rencong ini. Ada sanksi tegas jika terjadi pelanggaran. Salah satunya adalah hukuman cambuk yang disaksikan masyarakat banyak karena dilakukan di ruang terbuka. Hukum yang berdasarkan syariat Islam di Aceh sepertinya sudah seperti hukum adat disebabkan konsekwensi dari dasar hukum yang berlaku.

Mengenal kebudayaan Aceh bisa dari berbagai sumber atau cara. Anda dapat datang langsung ke Aceh sekalian berlibur, atau Anda dapat membaca informasi hanya melalui Komunikasi Daring yang cuma sekali sentuh saja. dengan media itu, Anda bisa temukan ragam informasi dari Aceh, bisa mendapatkan info paket wisata Aceh, atau tempat – tempat menarik lainnya.

Lantas apa saja kebudayaan yang ada di Aceh? Ada banyak. Ya, banyak sekali jumlahnya. Tidak cukup waktu untuk menyajikannya dalam blog ini. Ada kebudayaan dalam pernikahan, kebudayaan dalam berhubungan sosial dan budaya lainnya. Jika dilihat pada praktiknya, ada beberapa kebudayaan Aceh yang sudah terjadi pembauran dengan kebudayaan lain. Namun yang paling banyak adalah kebudayaan yang bersumber pada ajaran agama Islam.     

Sebelum kami menulis artikel ini, kami sudah lebih dahulu menggunakan waktu guna menulis informasi tentang kebudayaan suku Batak dan kesenian suku Batak yang ada di Sumatera Utara, sebuah wilayah yang berdampingan dengan Aceh. Banyak warga Sumut yang berlibur ke Aceh, begitu juga sebaliknya.

Baiklah, kami tidak perlu perpanjang lebar lagi kalimat pengantar ini. Langsung saja kita bahas satu persatu kebudayaan suku dan masyarakat Aceh yang tetap eksis sampai sekarang.   

1. Upacara Peusijuek

Upacara Peusijuek (Negerikuindonesia)

Upacara adat yang ada di Aceh bukan hanya upacara yang digelar dalam acara perkawinan saja, masih ada lagi seperti upacara Peusijeuk yang merupakan tradisi memercikkan air yang dicampur dengan tepung tawar kepada seseorang yang sedang mempunyai hajat tertentu. Selain itu, tradisi ini dilakukan pada acara-acara adat di Aceh, seperti hendak syukuran mau menunaikan ibadah haji, khitanan anak lelaki dan lain sebagainya.

2. Tarian Adat Nanggroe Aceh Darussalam

Tari Saman (Wikipedia)

Untuk mengenal kebudayaan Aceh tidak lengkap tanpa mengetahui tarian adat yang ada di Aceh. Tarian adat dari Aceh yang sangat terkenal adalah Tari Saman. Tari Saman memiliki unsur-unsur keindahan seni yang unik dan khas. Tarian ini ditampilkan dengan mengandalkan gerakan tepukan pada tangan, dada tanpa diiringi alat musik lainnya. Namun meski tanpa alunan alat musik tradisional Aceh yang mengiringi, kepiawian penari membuat tarian ini menjadi pertunjukan yang indah dan menarik.

3. Rumah Adat Aceh Krong Bade

Rumah Adat Aceh (Wikipedia)

Rumah adat Aceh sendiri dikenal dengan nama Rumoh Aceh atau Krong Bade. Ada beberapa hal yang unik dan menjadi ciri khas dari rumah adat Aceh ini. Salah satunya bentuk rumah yang seperti panggung dengan berjarak sekitar 2,5 sampai 3 meter dari atas tanah. Keseluruhan bangunan rumah adat ini juga dibangun dengan menggunakan kayu. Sedangkan atapnya berasal dari anyaman daun enau atau daun rubia.

Hal yang menjadikan rumah adat ini semakin unik adalah dari segi penggunaannya, seperti bagian kolong rumah yang digunakan sebagai tempat menyimpan bahan-bahan makanan sedangkan bagian atas atau panggungnya digunakan sebagai tempat istirahat atau penerima tamu. Masih ada satu lagi yang menjadi keunikan mendalam dari Aceh ini yaitu terletak pada jumlah anak tangga yang mengantarkan pada ruang utama atau panggung.

Baca : Alat Pengaman Rumah dari Pencuri

4. Pakaian Adat Aceh

Pakaian Adat Aceh (perpustakaan.id)

Pakaian adat Aceh ini biasanya dipakai pada saat-saat istimewa saja, seperti upacara adat atau acara-acara pemerintahan lainnya. Pakaian adat pria dikenal dengan nama baju Linto Biro, sedangkan untuk pakaian adat wanitanya dikenal dengan nama Daro Buro. Pakaian adat pria sendiri merupakan perpaduan dari beberapa bagian. Mulai dari bagian atas yang disebut Meukasah dan celana atau bagian bawahannya disebut cekak musang atau ada juga yang menyebutnya dengan nama celana sileuweu.

Sedangkan untuk pakaian adat wanitanya merupakan perpaduan dari baju atasan yang berbentuk baju kurung berlengan panjang dengan kerah baju yang bergaya seperti kerah baju pakaian China. Sedangkan bagian bawahnya juga mengenakan celana cekak musang. Pakaian adat Aceh yang merupakan salah satu dari berbagai macam kebudayaan Aceh ini biasa dikenakan dalam pertunjukan panggung di acara bergengsi dengan jajaran pakaian adat lainnya untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya bangsa yang wajib dilestarikan.

5. Upacara Adat Perkawinan Aceh

Di antara 10 kebudayaan Aceh ini, masih dilengkapi dengan upacara adat yang biasa diselenggarakan dengan tujuan dan fungsinya masing-masing. Ada beberapa upacara adat yang merupakan tradisi masyarakat Aceh seperti upacara perkawinan. Upacara perkawinan di Aceh diselenggarakan dengan berbagai tahapan, mulai dari tahapan melamar calon pengantin wanita, tunangan, pesta pelaminan, penjemputan mempelai wanita, hingga penjemputan mempelai pria.

6. Makanan Tradisional Aceh

Mie Aceh (Brilio)

Makanan tradisional Aceh yang biasa disajikan masyarakat Aceh memiliki corak yang mirip dengan masakan India. Di antaranya seperti roti canai dan gulai atau kerambi kering. Ada juga makanan yang berbahan dasar ikan atau yang dikenal dengan nama eungkot paya. Saat Anda berkunjung ke suku Aceh, Anda dapat menikmati macam-macam kebudayaan Aceh lainnya termasuk mencicipi makanan adatnya yang menggoyang lidah.

7. Suku Adat

Sama seperti suku adat lainnya di negara Indonesia, Aceh terdiri dari berbagai suku dan marga yang mendiami tempat ini. Seperti Suku Aceh, Suku Alas, Suku Tamiang, Suku Gayo, Suku Ulu, Suku Singkil, Suku Simelu, Suku Jamee, Suku Ulet dan lain sebagainya. Berbagai suku yang mendiami Aceh ini hidup secara berdampingan dan mewarnai keindahan corak budaya yang ada di Aceh tersebut.

8. Bahasa Daerah Aceh

Aceh sendiri mempunyai beberapa bahasa daerah yang biasa digunakan sebagai bahasa keseharian seperti Bahasa Aceh, Bahasa Gayo, Bahasa Alas dan sebagainya. Ada yang sebut bahasa Aceh mirip dengan bahasa Bali, bagaimana menurut Anda?

9. Lagu Daerah Aceh

Tidak lengkap rasanya mengenal kebudayaan Aceh sebelum mengetahui lagu daerah yang menjadi kesenian Aceh ini. Aceh mempunyai beberapa lagu daerah yang nyaman didengarkan sebagai teman bersantai seperti Bungong Jeumpo dan Piso Surit. Untuk mendengarnya, Anda dapat googling di internet.

10. Senjata Tradisional Aceh

Rencong (Wikipedia)

Senjata tradisional suku Aceh dikenal dengan nama Rencong. Alat Rancong sendiri merupakan senjata yang memiliki ukuran relatif kecil berbentuk sejenis keris yang mulai dipakai oleh Suku Aceh sejak zaman kesultanan Aceh. Selain Rencong, ada juga Siwah dan Peudeung yang juga merupakan  senjata adat Suku Aceh.

Kini beberapa senjata klasik tersebut dijadikan koleksi tersendiri bagi sebagian warga Aceh.

Baca : Daftar Ulama Aceh Yang Terkenal

Alangkah sangat asik jika Anda (bagi yang belum pernah) untuk datang ke Aceh dan melakukan eksplore tentang budaya – budaya yang ada sekalian menikmati destinasi wisatanya. Karena masih banyak lagi budaya Aceh yang menarik untuk dikenali. Aceh bisa disinggai dari berbagai jalur, bisa dari jalur darat dengan memakai jasa rental mobil di Aceh atau jalur udara dan laut.

Ok, kami rasa cuku sekian dahulu ya ulasan tentang kebudayaan suku dan masyarakat Aceh kami uraikan. Semoga bermanfaat kepada para pembaca sekalian.

3 komentar

Silahkan berkomentar