Fungsi alat musik Serune Kalee
Gambar Fungsi alat musik Serune Kalee via Blogger

Alat Musik Tradisional Serune Kalee dari Aceh yang unik

Diposting pada

Aceh adalah wilayah Titik NOL yang memiliki keindahan alam dan kebudayaan Islam. Masjid dibangun megah selalu dipenuhi jamaah saat waktu sholat tiba. Salah satu masjid yang mempunyai daya tarik wisatawan adalah masjid Baiturrahman yang terletak di Kp. Baru, Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Bukan cuma turis lokal, turis internasional pun sudah banyak yang berkunjung ke masjid tersebut.

Baca >> Paket Wisata Aceh Sabang Murah

Tahukah anda, selain kental dengan suasana Islami, Aceh juga memiliki banyak alat musik tradisional sebagai ciri khas daerah Tanah Rencong itu. Salah satu alat musik tradisional yang akan dibahas kali ini adalah Serune Kalee.

Serune Kalee merupakan alat musik tradisional Indonesia yang berupa terompet khas Aceh dengan dengan struktur bentuk mirip Klarinet. Alat musik ini sebagai instrumen utama dalam sebuah pertunjukan musik tradisi di Aceh dan tidak berdiri sendiri. Saat dimainkan Serune Kalee diiringi Geundrang, Rapai, dan instrumen tradisional lainnya. Alat musik tersebut dikenal terutama terdapat di daerah Pidie, Aceh Utara, Aceh Besar, dan Aceh Barat.

Fungsi alat musik Serune Kalee
Gambar Fungsi alat musik Serune Kalee via Blogger

Asal Kata Serune Kalee, Bahan dan Cara Pembuatan Serta Cara Memainkannya

Setelah disampaikan mengenai pengertian alat musik Serune Kalee diatas, berikut kita bahas tentang asal katanya.

Serune Kalee berasal dari dua kata, yakni (serune) yang merujuk pada instrumen tradisional Aceh, dan (kalee) yang merupakan nama desa di Laweung, Kabupaten Pidie. Jadi secara sederhana, Serune Kalee bisa diartikan sebagai serunai/seruling dari daerah Kalee. Sangat mungkin penamaan tersebut dikaitkan dengan kemunculan atau tempat pembuatan serunai/seruling tersebut.

Bahan Serune Kalee terbuat dari kayu yang dipilih sebagai bahan dasarnya. Syarat kayu harus kuat dan keras, sekaligus ringan. Sebelum dibuat, kayu alat musik tradisional Aceh tersebut terlebih dahulu direndam selama tiga bulan. Setelah fase perendaman selesai, selanjutnya kayu pangkas hingga tersisa bagian yang disebut sebagai ‘hati kayu’. Hati kayu tersebutkah yang kemudian di bor dan dibubut untuk membentuk lobang dengan diameter sekitar 2 cm. Setelah tercipta rongga, selanjutnya adalah tahap membuat lubang-lubang nada, yakni 6 lubang di bagian muka-atas sebagai interval nada, dan 1 lubang di bawah sebagai syarat terciptanya suara khas dari Serune Kalee.

Serune Kalee dimainkan dengan cara ditiup melalui mulut pemain alat musiknya. Setelah ditiup, barulah keluar suara musik yang khas ditelinga bagi para pendengar. Seperti disinggung diatas, Serune Kalee dimainkan dengan dukungan alat-alat musik tradisional lainnya.

Gambar dan Bentuk Alat Musik Serune Kalee serta Struktur Bagiannya

Alat musik Serune Kalee
Alat musik Serune Kalee via Blogger

Sejarah Singkat alat musik Serune Kalee

Serune Kalee sudah ada sejak masuknya Islam ke wilayah Aceh. Meski begitu, ada sebagian pihak yang mengatakan bahwa instrumen ini berasal dari Tiongkok (Z.H Idris, 1993: 48-49). Perbedaan ini sampai sekarang masih menjadi khazanah kekayaan Indonesia. Dan terlepas dari berbagai asumsi yang ada, fakta sejarah menunjukan bahwa Aceh pada masa silam adalah kerajaan dengan letak yang strategis, sekaligus juga bersifat terbuka, sehingga banyak terjalin hubungan dengan berbagai bangsa dari luar. Dalam perkembangannya, berbagai akulturasi yang ada telah melahirkan kesenian Aceh yang khas, yang dominan bernafaskan Islam.

Kabar baiknya, alat musik Serune Kalee bukan cuma dipakai oleh masyarakat Aceh saja. Di daerah Minangkabau juga selalu memakai alat musik ini dalam kegiatan acara daerah.

Kesimpulan

Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa alat musik Serune Kalee merupakan bagian dari budaya Indonesia yang harus dilestarikan dari waktu ke waktu, baik oleh pemerintah maupun oleh seluruh masyarakat di Indonesia (bukan cuma warga Aceh).

Untuk menjaga, diharapkan semua warga Aceh aktif membuat acara kesenian daerah yang selalu menghadirkan alat musik Serune Kalee. Bisa dengan acara pertujukan kesenian, pesta adat atau kegiatan lain.

Baca >> Senjata Tradisional Aceh

Credit: Wikipedia, Melayu Online, Kebudayaanindonesia.net

Silahkan berkomentar