Gambar transportasi (via google)

7 Pengertian Transportasi Menurut Para Ahli

Diposting pada

Inilah pengertian transportasi menurut para ahli yang dikumpulkan dengan lengkap. Definisi transportasi ini wajib diketahui supaya wawasan Anda semakin luas di bidang ilmu pengetahuan transportasi itu sendiri. Syukur-syukur Anda bisa jadi Ahli Transportasi, he he :).

Sebelumnya, kami sudah menulis artikel tentang arti dari transportasi online, definisi transportasi darat, laut dan udara. Anda bisa membacanya disini.

Beruntung kali ini, kami punya waktu untuk menyampaikan lanjutannya. Tujuan dari artikel ini adalah untuk membantu pencari informasi terkait transportasi menjadi lebih mudah dalam belajar.

Selain dari sumber internet, ada baiknya Anda juga membaca literasi dari buku. Bisa jadi yang kami sajikan belum cukup atau masih perlu penambahan lagi.

Baiklah, tidak berlama-lama, kami akan lansung sampaikan pengertian transportasi menurut para ahli, simak berikut ini:

Gambar transportasi (via google)

Secara harfiah, transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakkan oleh manusia atau mesin. Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Di negara maju, mereka biasanya menggunakan kereta bawah tanah (subway) dan taksi. Penduduk di sana jarang yang mempunyai kendaraan pribadi karena mereka sebagian besar menggunakan angkutan umum sebagai transportasi mereka. Transportasi sendiri dibagi 3 yaitu: Transportasi darat, laut, dan udara. Transportasi udara merupakan transportasi yang membutuhkan banyak uang untuk memakainya. Selain karena memiliki teknologi yang lebih canggih, transportasi udara merupakan alat transportasi tercepat dibandingkan dengan alat transportasi lainnya.

7 Pengertian Transportasi Menurut Para Ahli

1. Salim (2000)

Transportasi adalah kegiatan pemindahan barang (muatan) dan penumpang dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam transportasi ada dua unsur yang terpenting yaitu pemindahan/pergerakan (movement) dan secara fisik mengubah tempat dari barang (comoditi) dan penumpang ke tempat lain.

2. Menurut Hasim Purba di dalam bukunya ”Hukum Pengangkutan Di Laut”

Pengangkutan (transportasi) adalah “kegiatan pemindahan orang dan atau barang dari suatu tempat ke tempat lain baik melalui angkutan darat, angkutan perairan maupun angkutan udara dengan menggunakan alat angkutan. Jadi pengangkutan itu berupa suatu wujud kegiatan dengan maksud memindahkan barang-barang atau penumpang (orang) dari tempat asal ke suatu tempat tujuan tertentu.”

3. Menurut Soegijatna Tjakranegara

Ahli ini menyatakan, pengangkutan adalah memindahkan barang ataucommodity of goods dan penumpang dari suatu tempat ketempat lain, sehingga pengangkut menghasilkan jasa angkutan atau produksi jasa bagi masyarakat yang membutuhkan untuk pemindahan atau pengiriman barangbarangnya.

Secara yuridis, defenisi atau pengertian pengangkutan pada umumnya tidak ditemukan dalam peraturan perundang-undangan di Indonesia. Walaupun demikian, pengangkutan itu menurut hukum atau secara yuridis dapat didefenisikan sebagai suatu perjanjian timbal balik antara pihak pengangkut dengan pihak yang diangkut atau pemilik barang atau pengirim, dengan memungut biaya pengangkutan.

4. Menurut Miro (2005)

Transportasi dapat diartikan usaha memindahkan, mengerakkan, mengangkut, atau mengalihkan suatu objek dari suatu tempat ke tempat lain, di mana di tempat lain ini objek tersebut lebih bermanfaat atau dapat berguna untuk tujuan-tujuan tertentu. Sedangkan menurut Nasution (2008) adalah sebagai pemindahan barang dan manusia dari tempat asal ke tempat tujuan.

5. Menurut Ridwan Khairindy

Pengangkutan merupakan pemindahan barang dan manusia dari tempat asal ke tempat tujuan. Ada beberapa unsur pengangkutan, yaitu sebagai berikut:

  1. adanya sesuatu yang diangkut;
  2. tersedianya kendaraan sebagai alat angkut
  3. ada tempat yang dapat dilalui alat angkut.

6. Menurut H.M.N Purwosutjipto

Beliau menyatakan bahwa “Pengangkutan adalah perjanjian timbal balik antara pengangkut dengan pengirim, dimana pengangkut mengikatkan diri untuk menyelenggarakan pengangkutan barang dan/atau orang dari suatu tempat ke tempat tujuan tertentu dengan selamat, sedangkan pengirim mengikatkan diri untuk membayar uang angkutan”.

Pada dasarnya permintaan angkutan diakibatkan oleh hal- hal berikut (Nasution, 2004 dalam Herry 2006);

1.Kebutuhan manusia untuk berpergian dari lokasi lain dengan tujuan mengambil bagian di dalam suatu kegiatan, misalnya bekerja, berbelanja, kesekolah, dan lain- lain.

2.Kebutuhan angkutan barang untuk dapat digunakan atau dikonsumsi di lokasi lain.

Pengangkutan sebagai usaha memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1) Berdasarkan suatu perjanjian;
2) Kegiatan ekonomi di bidang jasa;
3) Berbentuk perusahaan;
4) Menggunakan alat angkut mekanik.

7. Morlok (1984)

Transportasi adalah untuk menggerakan atau memindahkan orang dan / atau barang dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan system tertentu untuk tujuan tertentu.

Transportasi manusia atau barang biasanya bukanlah merupakan tujuan akhir, oleh karena itu permintaan akan jasa transportasi dapat disebut sebagai permintaan turunan (derived demand) yang timbul akibat adanya permintaan akan komoditi atau jasa lainnya. Dengan demikian permintaan akan transportasi baru akan ada apabila terdapat factor- factor pendorongnya. Permintaan jasa transportasi tidak berdiri sendiri, melainkan tersembunyi dibalik kepentingan yang lain. (Molok, 1984).

Oke, sekian dulu pembahasan artikel terkait informasi pengertian transportasi menurut para ahli yang lengkap ini. Semoga apa yang disampaikan bisa bermanfaat untuk pembaca. Bagi yang ingin menanyakan sesuatu, silahkan tulis komentar dibawah ini.

1 komentar

Silahkan berkomentar