13 Alat Masak Modern dan 15 Tradisional

Diposting pada

Alat masak modern dan tradisional (kuno) merupakan informasi penting. Pasalnya, sampai sekarang, aktivitas atau kegiatan masak masih menjadi kesibukan di dapur. Inovasi merubah alat masak zaman dahulu (dulu) sehingga saat ini tidak lagi menjadi relevan di gunakan, selain alasan tidak efektif.

Banyak alasan mengapa kami menulis artikel ini. Salah satu yang pasti adalah, informasi ini sangatlah penting untuk menjadi arsip di blog, selain bagi Anda yang masih sekolah, bisa jadi informasi alat masak modern dan tradisional ini menjadi tugas untuk menambah nilai akademis Anda.

Sebelumnya, kami juga sudah banyak sekali menulis mengenai alat tradisional, mulai dari alat komunikasi tradisional, alat transportasi tradisional, alat musik tradisional dan masih banyak lagi. Informasi tersebut ternyata sudah mendapat akses dari para pengguna internet. Bahagia rasanya lho!

Nah, pada kesempatan kali ini, tepat pada tahun 2018, izinkan penulis untuk menyampaikan tenang alat memasak modern dan tradisional.

1. Wok

Gambar Wok via Google

Alat memasak ini, bentuknya seperti wajan, namun memiliki gagang yang panjang pada salah satu sisinya. Biasanya digunakan untuk membuat masakan dengan waktu yang singkat, seperti tumisan, nasi goreng, mie goreng, dan lain-lain.

Baca: Soto Enak di kota Medan

2. Wajan

Gambar Wajan via Google

Wajan sering disebut penggorengan. Wajan merupakan peralatan memasak yang terbuat dari besi atau logam lainnya yang diletakkan di atas kompor atau tungku dan digunakan untuk wadah makanan saat memasak.

3. Pan

Gambar Pan via Google

Kini Pan tersedia dengan banyak bentuk dan ukuran. Fungsi utamanya untuk menggoreng dengan minyak sedikit, membuat omelet, pancake, dadar, dan memasak telur. Untuk menggoreng dengan minyak banyak dapat menggunakan frying pan dengan ukuran yang lebih besar dan tersedia langsung saringan. Biasanya pan dilapisi dengan bahan anti lengket karena pan digunakan untuk membuat masakan yang langsung dihidangkan dengan cantik, sehingga memudahkan saat membentuk makanan.

Baca: Makanan Khas Minangkabau

4. Pasta Pot

Gambar Pasta pot via Google

Saat membuat pasta, kamu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengangkat pasta yang sudah matang karena tidak bisa langsung membuang airnya. Atau mungkin kamu butuh alat tambahan seperti penyaring untuk memudahkannya. Tapi dengan Pasta Pot ini, kamu bisa melakukan keduanya bersamaan.

5. Twist Silicone Whisk

Gambar Twist Silicone Whisk via Google

Alat pengocok yang satu ini selain bisa digunakan untuk mengocok telur atau krim, bisa juga digunakan layaknya spatula yaitu untu mengaduk saus dan semacamnya. Sangat mudah dibersihkan dan praktis.

 6. Kompor Gas

Gambar via Google

Kompor gas berada pada peringkat pertama sebagai peralatan dapur yang wajib dan harus dimiliki. Tanpa adanya kompor, anda tidak akan bisa melakukan aktivitas memasak. Bisa dikatakan kompor adalah peralatan paling penting dan mempunyai kedudukan yang tidak bisa di kesampingkan.

Baca: Makanan Khas Mandailing

7. Rice Cooker

Gambar via Google

Di jaman yang serba modern seperti sekarang ini manusia menjadi menginginkan hal-hal yang lebih praktis. Jadi disarankan untuk mempunyai alat penanak nasi otomatis ini. Dengan adanya rice cooker, anda tidak perlu repot-repot memasak nasi secara manual dan takut hasilnya kurang baik.

Keberadaan penanak nasi ini dirasa akan sangat membantu. Hasilnya pun sudah pasti akan baik. Yang terpenting perhatikan takaran yang dianjurkan. Kita hanya perlu belajar mengenai takaran air agar hasil nasi yang didapatkan tidak terlalu keras atau pun terlalu lunak.

8. Panci

Gambar via Google

Panci mempunyai ukuran yang sangat bervariasi. Fungsi panci di dapur banyak dimanfaatkan untuk memasak sayuran, mengukus, merebus air dan bisa digunakan untuk memasak nasi jika memang belum mempunyai alat penanak nasi otomatis.

Baca: Lontong Enak Di Medan

9. Over the Sink Strainer

Fungsi utamanya adalah untuk memudahkan kamu mencuci bahan makanan setelah memotongnya. Keduanya bisa dilakukan dalam satu wadah saja.

10. Penjepit makanan

Gambar via Google

Untuk membolak-baikkan gorengan supaya tangan tidak panas. Ukuran masakan besar dan kecil bisa disesuai dengan alat ini.

12. Panci Presto

Gambar via Google

Disebut juga panci tekan, karena memiliki tutup kedap udara yang pemakaiannya harus ditekan terlebih dulu. Terbuat dari bahan baja stainless anti karat, sangat praktis digunakan dan menghemat waktu. Biasa digunakan untuk memasak bahan makanan yang lama proses memasaknya, seperti daging, ayam, ketupat, dan lain-lain.

Baca: Tempat Nongkrong di Medan

13. Pisau

Gambar via Google

Minimal Anda harus memiliki dua macam pisau di dapur. Satu pisau berukuran sedang yang biasanya digunakan untuk memotong, mencincang, mengupas bahan makanan dengan ukuran besar, seperti semangka, pepaya, dan lain-lain. Sedangkan pisau kecil dapat digunakan untuk mengupas bawang, mengupas buah, mem-fillet dan menguliti.

13. Kukusan

Gambar via Google

Berfungsi untuk mengukus masakan. Terbuat dari bahan alumunium. Panci steam ini biasanya terdiri dari tiga bagian, yaitu panci besar untuk menampung air, kemudian terdapat panci lain dengan ukuran berbeda dan berlubang di dasar dan pinggirannya, kemudian dilengkapi dengan tutup kaca.

Baca: Kuliner Khas Aceh

Cukup penyampaian untuk alat masak modern-nya, selanjutnya kami akan menyampaikan mengenai alat masak tradisional. Apakah Anda sebagai generasi zaman now sudah pernah mengetahuinya?

Pada kesempatan ini, alat masak tradisional berjumlah 15 alat. Berikut informasinya:

1. Tungku api

Gambar via Google

Tungku atau di sunda lebih dikenal dengan nama “Hawu” Ini adalah alat untuk memasak (kompor) yang terbuat dari tanah liat atau tumpukan batu bata. Bahan bakar untuk memasak yang digunakan adalah kayu bakar. Tungku masih banyak juga yang menggunakan, terutama untuk daerah pedalaman yang penduduknya masih tergolong kurang mampu.

2. Dandang

Gambar via Blogger

Dandang adalah alat masak tradisional untuk memasak nasi. Dandang biasanya terbuat dari tembaga, berwarna kuning keemasan dan memiliki bentuk seperti topi pesulap yang dibalik. Penggunaan dandang untuk menanak / masak nasi dengan cara mengukusnya.

Baca: Mie Enak di kota Medan

3. Kukusan bambu

Gambar via Blogger

Kukusan bambu atau dalam bahasa sunda “Aseupan“ adalah alat masak tradisional yang menjadi pelengkap dandang dalam menanak nasi. Aseupan ini terbuat dari bambu dan bentuknya seperti tumpeng.

4. Anglo

Gambar via Google

Hampir sama dengan tungku yang memiliki fungsi untuk alat memasak. Anglo ini terbuat dari tanah liat dengan berbahan bakar utama arang atau kayu bakar. Anglo masih dapat ditemukan pada pedagang makanan tradisional.

Baca: Rumah Makan Keluarga di Medan

5. Tampah
Gambar via Google
 
Tampah adalah penampang bulat dan lebar yang terbuat dari bambu. Fungsinya adalah untuk menampah beras untuk memisahkan sekam beras dan kotoran lainnya pada beras.
 
6. Tempayan
Gambar via Google
Tempayan adalah gentong besar yang terbuat dari tanah liat. Tempayan memiliki fungsi untuk menyimpan persediaan air di dapur. Tempayan yang berukuran lebih kecil biasanya digunakan juga sebagai tempat penyimpanan beras. Namun kini tempayan banyak digunakan untuk hiasan pada taman ataupun kolam.
 
7. Tumbu
Gambar via Blogger
 
Tumbu biasanya digunakan untuk menyimpan bahan makanan. Bahan-bahan makanan yang biasa disimpan di dalam tumbu adalah umbi-umbian, beras, kacang-kacangan dan juga buah-buahan.
 
8. Irus
Via: Google
 
 
Irus adalah alat yang digunakan untuk mengaduk sayur selama proses memasak. Biasanya terbuat dari batok kelapa sedang tangkainya terbuat dari kayu namun ringan. Karena terbuat dari batok kelapa dan kayu membuat alat ini bebas dari karat dan anti bakteri. Meskipun banyak yang sudah beralih menggunakan sendok sayur modern namun irus masih tetap banyak peminatnya.
 
9. Cobek
Gambar via Google
 
Alat ini biasanya untuk menghaluskan bumbu masak seperti rempah-rempah, bawang merah, bawang putih maupun cabai. Alat masak ini biasanya terbuat dari tanah liat, batu ataupun kayu. Kelezatan, aroma dan cita rasa lebih terasa jika dibandingkan dengan menggunakan blender. Itulah yang membuat cobek masih menjadi pilihan ibu rumah tangga untuk membuat bumbu-bumbu masak dan terutama untuk membuat sambal.
 
10. Parutan
Gambar via Google
Sesuai dengan namanya, parutan digunakan untuk memarut kelapa dan umbi-umbian.
 
11. Talenan dari kayu
Gambar via Google
 
Talenan dari kayu juga masih banyak digunakan oleh ibu rumah tangga. Alat ini dipercaya lebih awet, karena terbuat dari kayu membuat talenan lebih kuat dari berbagai sayatan dan irisan pisau. Juga tidak akan mengeluarkan zat kimia meskipun tergores irisan pisau karena terbuat dari kayu.
 
12. Sothil
Gambar via Google
 
Sothil atau susruk tradisional, koleksi Museum Tembi Rumah Budaya Sothil sendiri dalam proses menggoreng berfungsi untuk membolak-balik lauk yang digoreng agak matangnya merata dan tentu
 
13. Kuali
Gambar via Lazada
Kuwali baru yang dipamerkan di Museum Tembi Rumah Budaya Pengguna kuwali hanya tinggal para pedagang makanan, seperti soto dengan label soto kuwali, pedagang gudheg, bubur.
 
14. Pengaron
Gambar via Google
 
Bentuk pengaron seperti kuali. Bedanya, bagian bawah pengaron datar, agar mudah diletakkan di tanah atau lantai. Diameter bagian alas lebih kecil dibandingkan dengan bagian atas.
 
15. Kalo
Gambar via Google
 
Kalo termasuk salah satu alat dapur tradisional yang penting bagi masyarakat Jawa. Fungsi utama alat ini adalah untuk menyaring perasan air kelapa yang disebut dengan santan. Ada juga sebagian masyarakat Indonesia menggunakannya untuk membersihkan beras.
 
Demikian penyampaian artikel alat masak modern dan tradisional ini. Untuk kedepan, akan mengalami update jika dirasa perlu. Bagi Anda yang ingin memberikan masukan, silahkan tulis di kolom komentar.
 

Credit:

hipwee.com

http://nova.grid.id

artikelmateri.com

gpswisataindonesia.info

Silahkan berkomentar