[Terkait Kapolri] Gerindra Minta BIN Dievaluasi, Ada Kaitan Apa?

Diposting pada

Apa kaitannya ya Kapolri dengan Badan Intelijen Negara (BIN) ?

Apa pun itu, dalam ranah politik memang selalu bisa di kait – kaitkan. Namun yang terpenting dalam mengkaitkannya tidak terjadi kesalahan atau hanya modus kepentingan kelompok tertentu saja. Semoga.

Gambar dan kabar Martin Hutabarat terkait dengan peran BIN di Kapolri

Laman Inilah melansir, bahwa Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Martin Hutabarat menyarankan, Badan Intelijen Negara (BIN) dievaluasi terkait dugaan kurangnya penyampaian informasi pada Presiden Joko Widodo saat mengusulkan nama calon Kepala Kepolisian RI.

“Kita harus mengevaluasi Badan Intelijen kita. Presiden tidak pernah membicarakan tentang hasil dari BIN saat mengganti Sutarman,” kata Martin di Jakarta, Sabtu (14/2/2015).

Ia berpendapat Presiden kurang mendapat informasi dari BIN yang dipimpin Letjen Marciano Norman itu, sebelum memberhentikan Jenderal Pol Sutarman dan mengusulkan Komjen Pol Budi Gunawan.

Jika dalam membuat kebijakan penting tentang jabatan publik BIN tidak memberikan informasi penting, ujar dia maka lembaga tersebut patut dipertanyakan fungsinya dalam menjalankan tugasnya untuk negara.

“Kalau tidak mendengar informasi dari BIN, apa guna lembaga itu lagi kalau sampai Presiden tidak mendengar informasi tentang calon yang akan diajukan,” tutur dia.

Dalam menentukan kebijakan terkait Kapolri, menurut dia Presiden hanya menggunakan informasi dari partai sehingga informasinya berdasar kepentingan partai, bukan kepentingan masyarakat.

“Saat mengambil keputusan Presiden hanya mendengar bisikan dari partai, kalau begitu pemerintah harus membuat evaluasi ketatanegaraan mengurangi kuasa partai yang luar biasa,” kata dia.

Untuk itu, selain menyarankan evaluasi pada kinerja lembaga, ia juga menyarankan Presiden segera mengganti Marciano Norman dengan pengganti yang lebih kompeten, agar hal serupa tidak terjadi lagi ke depan. [sln]

1 komentar

Silahkan berkomentar