Film ‘Jokowi Adalah Kita’ Gagal, Buku ‘Jokowi People Power’ Kini Di Luncurkan

Diposting pada

Tampaknya kegagalan film ‘Jokowi Adalah Kita’ yang lalu tidak menyurutkan tekad pendukung Jokowi (Jokower) untuk terus “berkarya”. Mereka akan meluncurkan buku berjudul ‘Jokowi People Power’.

Kabar dan gambar film dan buku terkait dengan Jokowi. Kali ini buku berjudul Jokowi People Power

Buku ini mengisahkan sepak terjang relawan yang mengawal Jokowi dalam berbagai kampanye hingga resmi dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2014 lalu.

“Sejarah itu bukan milik orang besar saja, tapi juga orang-orang di lapangan. Ini perlu dicatat dalam dokumentasi yang bisa dipertanggungjawabkan,” kata Bimo Nugroho selaku penyusun dalam peluncuran buku di Balai Sarwono, Jakarta, Rabu (7/1).

Menurutnya, buku yang disusun bersama M. Yamin Panca Setia itu diterbitkan Gramedia Pustaka Utama. Berisi kumpulan potongan kisah dari sejumlah kelompok relawan pendukung Jokowi. Mulai dari ajang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2012 hingga Pemilihan Presiden 2014.

“Pergerakan masif relawan dalam perjuangan mendukung Jokowi merupakan sejarah perjalanan bangsa Indonesia,” tegas Bimo.

Peluncuran buku ‘Jokowi People Power’ turut dihadiri ejumlah kelompok relawan pendukung Jokowi. Di antaranya perwakilan dari Bara JP, Seknas Jokowi, Jasmev, dan Pro Jokowi (Projo).

Atas informasi kehadiran buku itu, seorang netizen yang bernama Erick Cantona memberikan komentar: “Buku gak penting!! Cuma buat pengkultusan seorang otak kopong yg gagal dlm menjalankan tugas sbg gubernur tapi berhasil menjadi presiden berkat tampang wong kere dan wong cilik. Itu buku paling sebentar lg jd sampah seperti halnya buku putih BBM ala PDI-Pret!!!,” tulisnya.

Sangat wajar jika ada yang tidak sependapat dengan kehadiran buku ini. Pasalnya, muatan pencitraan dalam buku tersebut sangat kentara, dan publik sudah jenuh dengan semua itu.

Dan yang perlu mendapat perhatian juga, adalah: apakah pendukung Jokowi tidak takut hal serupa juga di alami buku ini. Publik masih ingat, dimana poster Jokowi dan kalender 2015 dengan gambar Jokowi tidak mendapat respon yang menggembirakan dari pasar. Ini akan menjadi blunder kepada Jokowi sendiri tentunya. [rmol/silontong]

Silahkan berkomentar