Ber-Dosa-kah Jika Kita Percaya Omongan Jokowi?

Diposting pada

Yang pasti Mahfud MD punya segudang analisa, argumen, bukti, data, fakta, teori, mengapa tidak percaya dengan omongan Jokowi. Ingat! Sebelum mengenal Jokowi, Mahfud sudah terbiasa menghadapi orang yang bicara tidak jujur di sidang gelar perkara Mahkamah Konstitusi. Jadi, Mahfud sudah bisa dengan reflek mengenal mana ciri orang berbohong dan mana yang jujur.

Sebenarnya ada banyak lagi orang yang seperti Mahfud, yang tidak percaya sama Jokowi.

Dan jauh sebelumnya, Baginda Nabi Muhammad Saw menyebutkan ciri-ciri orang munafik itu ada 3 (tiga), yaitu:

#1. Bicara tidak pernah benar
#2. Berjanji tidak pernah di tepati
#3. Bila di beri amanah tidak amanah

Apakah Jokowi terlepas dari ciri manusia yang di sebutkan Baginda Nabi diatas? #mikir.

Singkatnya Jokowi itu dicatat sejarah sudah:

#1. Telah tipu warga Solo
#2. Telah bohongi warga Jakarta
#3. Telah kibulin ratusan juta rakyat Indonesia dengan janji kampanye Pilpres 2014 lalu.
#4. Telah mendustai dunia. Aksinya bakar kapal ternyata bukan kapal. Itu pembohongan bukan hanya kepada rakyat Indonesia, tapi juga dunia.

Jadi, tidak terlalu naif-lah jika muncul sebuah pertanyaan: “Ber-Dosa-kah Jika Kita Percaya Omongan Jokowi?”

Seorang netizen di media sosial di protes karena menyebut Jokowi tukang bohong. Kemudian dengan enteng ia menjawab, “Kalau saya sebut Jokowi jujur, itu baru saya bohong!”

Kabar dan gambar komentar netizen terkait dengan statusnya yang menyebut Jokowi tukang bohong

Akhirnya, percaya atau tidak dengan ucapan Jokowi hak setiap orang, TAPI INGAT! Jangan sampai gigit jari ya… karena sakitnya tuh gak tahu dimana lagi :). [JK Sinaga]

<< Sebelumnya

1 komentar

Silahkan berkomentar