Sangat Kesal Dengan Megawati dan PDIP, Ruhut Murka dan Tuding PDIP Pelihara Sifat Sombong

Diposting pada

Perseteruan antar PDIP dengan Partai Demokrat belum juga reda. Padahal, PDIP sudah kalah dari Koalisi Merah Putuih di senayan terkait beberapa pertarungan. Tapi kekalahan PDIP dalam kompetisi politik itu, masih saja mengkambing hitamkan Demokrat dan SBY, sampai kini. Tidak aneh kemudian, jika antar kadernya (PDIP-PD) pun saling ‘serang’. Dan kali ini, Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul memberi ‘serangan’ kepada PDIP dengan pernyataan yang membuat PDIP semakin tersudut. Seperti apakah pernyataan Ruhut? Berikut informasinya.

Dilansir dari laman Inilah, Selasa (7/10/2014), bahwa Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyesalkan pernyataan kader-kader PDIP yang menuding Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai sosok yang tidak negarawan.

Itu pernyataan ngaco yang dilontarkan dari orang-orang yang kebakaran jenggot. Kalau mau bicara soal negarawan, kita bicara fakta saja lah. SBY itu presiden yang dipilih langsung selama dua pemilu,” kata Ruhut, Senin (6/10/2014).

Selama ini, menurut Ruhut, SBY selalu bersikap santun, jadi aneh kalau Presiden RI dua periode itu dituduh tidak negarawan. Menurutnya, Sejak SBY mengambil alih kekuasaan dari Megawati, SBY selalu membuka pintu komunikasi.

“Sementara mereka setelah kepepet baru mau ketemu. SBY masih berusaha bertemu Megawati, tapi Megawati malah mengirim utusan. Megawati yang harusnya menemui SBY karena bagaimanapun SBY masih presiden,” ujarnya.

“SBY menjawab lewat Twitter itu kan karena Mega yang tidak mau ketemu. Jadi siapa yang tidak negarawan? Siapa yang sombong? Sombong kok dipelihara. Dunia itu mengakui SBY, siapa yang tidak tahu bagaimana SBY? SBY pemimpin yang sangat santun,” tandasnya.

Silahkan berkomentar