Tips dan Cara Supaya Haji Jokowi Menjadi Orang Yang Jujur

Diposting pada

Tidak diragukan lagi, Jokowi memang sudah dikenal sebagai penipu alias pedusta bin pembohong, korbannya bukan hanya rakyat, media pun sudah mengakuinya. Bahkan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, tidak segan mengatakan bahwa ia tidak pernah percaya sama Jokowi.

Saking banyaknya kebohongan Jokowi, banyak rakyat yang lupa, untunglah ada orang yang sempat mencatatnya, seperti Fahri Hamzah. (Baca, Ratusan Janji Jokowi).

Jika memang demikian, apakah Jokowi sudah gagal untuk menjadi orang yang jujur? Tentu saja tidak. Namun ada beberapa cara atau tips untuk Jokowi agar bisa mencapai derajat orang jujur. Berikut beberapa kiatnya.

#1. Tobat Kepada Allah Swt

Jokowi ngaku sudah haji dan pernah kedapetan berperan menjadi imam sholat jamaah, artinya keislaman Jokowi di publik sudah dikenal. Namun apalah artinya haji dan imam sholat jika Jokowi masih menjadi orang yang suka berdusta? Makanya untuk menghapus dosa itu, langkahnya Jokowi harus bertobat kepada Allah, dalam artian mengaku telah berbuat salah dan berjanji untuk tidak megulanginya lagi dengan sungguh-sungguh.

#2. Jauhi Lingkungan Penipu

Alkisah, ada seorang pembunuh yang mau bertobat, dan sang ulama pun menyarankan kepada pembunuh tersebut untuk meninggalkan lingkungannya. Maka Pembunuh tersebut meninggalkan lingkungannya.

Jika penipu mau bertobat pun harus seperti itu. Bisa jadi Jokowi jadi penipu karena pengaruh lingkungannya selama ini. Dimana Jokowi banyak bergaul sama orang yang hobinya menipu. Meninggalkan lingkungan buruk itu adalah pilihan yang bijak bagi Jokowi untuk menjadi orang yang jujur.

#3. Bergabung Sama Orang Sholeh

Di Indonesia masih banyak orang yang sholeh yang bisa dijadikan lingkungan baru bagi Jokowi. Karena hanya orang yang sholeh yang dapat mengingatkan Jokowi jika melakukan kebohongan. Tidak mungkinkan penipu mau ingatkan Jokowi jika menipu? Yang ada malah di dukung.

Carilah komunitas orang sholeh itu dan bergaullah dengan mereka, maka Jokowi pun niscaya akan terhindar dari prilaku penipu yang bisa membawa kepada neraka jahanam.

Dulu, sewaktu kampanye Pilpres 2014, Jokowi kan sering datang ke pesantren A dan B, kenapa sekarang sudah jarang? Harus di biasakan mendatangi pesantren, karena di sana banyak orang yang sholeh.

#4. Rajinlah Mengaji

Ya dengan mengaji Jokowi akan lebih paham agama Islam yang di anutnya. Islam adalah agama “rahmatan lil ‘alaimin”, jadi jika Jokowi mendalami agama Islam, maka Allah akan membimbingnya kejalan yang benar.

Mengaji bukan hanya membaca Al-Qur’an saja, namun menelaah ayat-ayat suci Al – Qur’an dan Sunnah dengan baik dan benar.  Dalam mengaji akan dibahas tentang bahayanya menjadi penipu dan dampaknya. Kemudian akan di ajarkan bagaimana menjadi orang yang jujur.

#5. Meminta Maaf Kepada Orang Yang Sudah Di Tipu

Mintalah maaf kepada orang atau rakyat yang sudah jadi korban penipuan yang di lakukan Jokowi. Karena orang yang tertipu perasaannya akan terluka, dan cara mengobati luka itu adalah dengan meminta maaf.

Misal, Jokowi pernah janji akan pimpin Jakarta selama 5 tahun, tapi tidak terlaksana, nah minta maaf kepada seluruh rakyat Jakarta itu lebih baik. Janganlah malah bersilat lidah dan mencari argumentasi “ini” dan “itu”. Lakukan minta maaf.

Semoga rakyat Jakarta bisa memaafkannya perbuatan Jokowi yang telah menipunya. Mungkin saking banyak aksi penipuan yang di lakukan Jokowi sehingga lupa apa-apa saja. Jangan takut, tanya saja ke politisi PKS, Fahri Hamzah yang selalu mencatat janji-janji Jokowi.


Itulah beberapa tips atau pun cara bagi Jokowi jika mau menjadi orang yang jujur dan insya Allah bila di jalankan dengan serius dan fokus, Jokowi pun bisa terhindar menjadi orang penipu yang profesional. Karena amat disayangkan Jokowi yang katanya sudah Haji dan bisa jadi imam sholat tidak mau menjadi orang yang jujur dalam berbicara.

Dan jika pembaca punya tips atau cara tambahan, jangan sungkan untuk berbagi ya. Silahkan tulis di kolom komentar di bawah. Terima kasih.