Ini 3 Musibah di Indonesia Yang Turut dan Sambut Jokowi-JK Sebelum Dilantik

Diposting pada

Setelah keputusan MK yang menolak semua gugatan Prabowo-Hatta terkait sengketa Pilpres 2014, Jokowi-JK pun dipastikan melanggeng menjadi Presiden dan Wakil Presiden terpilih untuk periode 2014-2019. Suka tidak suka dan mau tidak mau, rakyat Indonesia harus di pimpin sama Jokowi yang suka ingkari janji itu.

Kabar dan Gambar Jokowi terkait belum di lantik, namun sudah banyak musibah Indonesia yang terjadi
Dalam rentang perjalanan Jokowi untuk menuju pelantikan pada tanggal 20 Oktober 2014 nanti, ternyata tidak sedikit musibah yang melanda bumi pertiwi, apakah ini pertanda buruk? Belum bisa dipastikan. Namun musibah ini bisa dikatakan sebuah fakta yang berperan menyambut presiden terpilih sebelum menuju pelantikan. Percaya atau tidak, berikut adalah musibah yang terjadi.

#1. Meletusnya Gunung Slamet

Kabar dan Gambar Gunung Slamet yang terkait sudah erupsi semburkan asap setinggi 2000 meter

Sampai tulisan ini dibuat, Jum’at (19/9/2014), erupsi gunung Slamet masih membuat warga sekitar panik. Kondisi siaga pun masih belum di cabut. Hujan pasir dan letupan asap tebal selalu terjadi. Setiap hari, bahkan beberapa setiap menit Gunung Slamet selalu “batuk-batuk”. Letusan gunung Slamet ini sungguh menjadi musibah yang menyambut presiden terpilih Jokowi.

Tentunya, sampai sekarang warga sekitar Gunung Slamet masih terus waspada dengan ancaman letusan Gunung Slamet yang belum bisa dipastikan kapan akan berakhir.

Dan mungkin ini, mungkin hanya mitos Jayabaya, yang mengatakan Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua jika Gunung Slamet meletus dalam skala yang besar. Apakah ini betul? (Baca, Mitos Jayabaya terhadap Gunung Slamet).

#2. Kebakaran Hutan di Sumatera

Kabar dan gambar kabut asap yang melanda daerah sumatera dan sekitarnya membuat banyak warga alami kesulitan ketika berjalan

Ini adalah kejadian yang sebenarnya tahunan atau sering dan pemerintahan SBY belum mampu mengatasinya. Dan di bulan September 2014 kembali terjadi, hutan di Sumatera kembali terbakar yang memberikan dampak serius bagi wilayah seperti Jambi, Sumatera Selatan, Riau, bahkan sampai di Aceh dan Medan pun terkena kabut asap.

Operasi penerbangan bandara di Jambi dan Riau lumpuh total. Negara tetangga pun seperti Singapura dan Malaysia merasakan juga dampak asap dari kebakaran hutan yang kini masih di selidiki sama pihak kepolisian tersebut.
Akibat kebakaran itu, polusi udara Singapura naik ke tingkat “tidak sehat” sejak Senin lalu, seperti dilansir laman Tempo Online, Kamis (18/9/2014).

Sampai Jum’at, 19 September 2014, masih terjadi kabut asap dibeberapa kota-kota di Sumatera dan belum ada kepastian kapan akan selesai masalah ini. Namun, yang pasti musibah bangsa ini yang satu ini juga menjadi isyarat ikut menyambut Jokowi sebagai presiden.

#3. Dollar Terus Menguat atas Rupiah.

Kabar dan Gambar Rupiah yang turun drastis terhadap dollar

“Rupiah Melemah pada Kisaran Rp 12.030 per Dollar AS” adalah sebuah judul berita dari laman Tribunnews pada hari Jumat, 19 September 2014, pukul 07:48 wib.

Memang ada beberapa warga Indonesia yang merasa senang nan gembira jika dollar naik, salah satunya adalah pelaku bisnis online yang menggunakan mata uang dollar sebagai pendapatannya.

Tapi hal ini tentu memberikan sinyal negatif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Padahal pada tahun 2013, dollar masih berada di angka 9 ribuan/dollar. Dan sebelum Jokowi ditetapkan menjadi presiden terpilih pun, Dollar masih berada di bawah angkan 12 ribu, namun ketika Jokowi ditetap sama KPU dan MK menjadi Presiden, eh dollar bukan malah turun, namun makin melambung tinggi, menyentuh Rp.12.030 per Dollar AS. Bukankah ini juga musibah? Ya ini musibah yang turut serta menyambut Jokowi menjadi Presiden sebelum di lantik.

Yang aneh adalah, jika Dollar AS turun, maka banyak media pecundang mengkaitkan hal tersebut dengan Jokowi, kini Dollar naik tajam, banyak media pecundang itu pun pada bungkam.


Itulah tiga musibah yang ikut menyambut presiden terpilih sebelum dilantik, sebenarnya ada banyak lagi musibah yang, seperti: “Sejumlah waria melakukan demonstrasi ke kantor Tim Transisi minta jatah menteri”, “Para musisi Slank yang bangga tampil bugil secara ramai-ramai” (baca disini). “Indonesia kedatangan pejabat Komunis dari Cina yang disambut Jokowi”, dan lain-lain. Namun karena keterbatasan waktu, Silontong mencukupkan pembahasan pada 3 hal diatas, mudah-mudahan Allah memberikan tanda baik atas musibah-musibah bangsa Indonesia yang ada, bukan malah sebaliknya. Amin.

4 komentar

  1. sptnya tak ada yg kbetulan di dunia ini.
    dan azab itu bkn kbetulan.
    akan segera menyusul azab azab yang laen krn jkw telah menantang Tuhan utk menurunkan azab padanya dan para pendukungnya.
    semoga segera bertobat & meminta maaf kpd rakyat RI atas segala dosa2nya.

Silahkan berkomentar