Akhirnya “Kebocoran” Anies Baswedan Pun Bocor Juga

Diposting pada

“Bayangkan dari angka 1.842.5 triliun total angka Anggaran Belanja Negara (http://www.kemenkeu.go.id), kebocorannya 1.000 trilliun. Angka ini sangat fantastis. Lebih dari 60 persen angka tersebut diasumsikan olehย  Prabowo bocor. Seharusnya Prabowo melakukan ricek terlebih dahulu, menanyakan lebih detil kepada timnya mengenai perbandingan angka tersebut sebelum membuat pernyataan tersebut”, jelas Anies yang dilansir dari laman Aniesbaswedan (18/6/2014) oleh Silontong (15/9/14).

Itulah komentar Anies Baswedan kepada Prabowo Subianto ketika menyampaikan perihal kebocoran APBN dalam debat Capres 2014 beberapa waktu lalu.

Kabar dan Gambar Anies Baswedan yang terkait komentarnya kepada Prabowo dalam menyampaikan kebocoran APBN
Memang semasa kampaye Pilpres 2014, Rektor Paramadina ini terkesan “mati-matian” membela Jokowi dan mendiskreditkan Prabowo dengan argumen-argumennya.

Namun apa yang terjadi setelah Jokowi di tetapkan menjadi Presiden terpilih oleh KPU dan MK? Ya, Anies pun menjadi anggota Tim Transisi Jokowi-JK. Entah lupa atau sudah tersadarkan (banyak yang tidak tahu), karena tiba-tiba saja Tim Transisi Jokowi-JK mengatakan bahwa, potensi pajak yang hilang mencapai Rp 1.000 triliun per tahun. Karena banyak wajib pajak tidak membayar kewajibannya yang dilansir laman Detik, Jumat, 12/09/2014.

“Tunggakan pajak sudah kita kalkulasi semua itu kita kehilangan Rp 1.000 triliun per tahun. Ketika kami tanya Dirjen Pajak, dia menjawab dengan data kalau kekurangan orang,” ucap Hasto, anggota Tim Transisi.
Pernyataan Tim Transisi Jokowi JK terkait kebocoran pajak capai 1000 T pertahun
Itu hasil pernyataan Tim Transisi Jokowi-JK yang baru hanya kepada Lembaga Pajak saja, belum dilakukan riset untuk lemaba-lembaga negara yang lain. Apakah mungkin lembaga pemerintahan yang lain tidak mengalami kebocoran? Dimana muka Anies Baswedan ketika Tim yang dia ikut didalamnya membenarkan perkataan Prabowo?

Hal ini seharusnya membuat Anies Baswedan harus sadar diri dan tahu di untung. Jangan suka ngomong sembarangan, tidak santun jika seorang Rektor Paramadina seperti itu. Orang seperti Anies seharusnya tidak perlu lagi di sadarkan, karena ia adalah orang yang (katanya) terdidik. Namun, rakyat juga bisa membedakan mana yang benar-benar terdidik, dan mana yang kurang mendapat pendidikan.

Dari kejadian ini, dapat disimpulkan bahwa seorang Anies Baswedan yang masih menjabat sebagai Rektor Paramadina bukanlah sosok yang patut di jadikan teladan, namun sosok yang harus di “curigai”, karena cendrung tidak objektif dalam memberikan penilaian terhadap sesuatu hal. Tidak salah jika rakyat menyimpulkan bahwa akhirnya “kebocoran” Anies Baswedan pun bocor juga.

39 komentar

  1. Ternyata, prabowo blm dapat memimpin negeri yg membutuhkanya, negeri yg memerlukan ketegasannya…negeri yg meminjam kecerdasanya lewat fikiran matangnya….

  2. itulah jika orang yg merasa pintar banyak ilmu pemuda intelek eh ternyata ngomong juga ttg kebocoran negara…apa maksudnya itu hanya cari citra di publik aza ..maklum rakyat indonesia ini kan senang klw seorang buat2 pencitraan..penilaian rakyat hanya pada apa yg dilihatnya dan didengarnya bukan pada analisanya…

  3. Saya kira paparannya misleading. Uraian Pak Anies dulu, itu konteksnya kebocoran APBN, di mana APBN yang 1800 trilyun dinilai bocor 1000 trilyun oleh sebagian pihak di KMP, walhasil dana efektif yang tersalurkan hanya 800T. Itu yang dinilai Pak Anis tidak masuk akal. Sedangkan sekarang, ‘bocor’ yang dimaksud 1000T itu adalah opportunity lost, kehilangan potensi pendapatan dari pajak.

    Nah, bisa jadi dulu yang dimaksud pihak KMP itu bocor dalam perspektif ini, tapi karena satu dan lain hal, Pak Anies salah paham. Wallohua’lam

  4. Yang jelas pada masa kampanye pilpres yg lalu sbnrnya mereka (tim jkwi-jk) tau ttg mslh kebocoran itu. TAPI DALAM BENAK MEREKA HANYA BAGAIAMANA CARA MENGALAHKAN PRABOWO,walau dusta, curang bahkan MENJILAT LUDAH SENDIRI mereka mau lakukan asalkan jokowi jdi presiden. JADI TERUS TERANG AKU TIDAK HERAN dengan tingkah polah mereka. apakah mereka maluuuuu?????? jwbnya TIDAK!!!!!!!!!!!!!! Mereka akan mencari argumen demi argumen demi membenarkan mereka sendiri….hhhmmmmmm sengkuni!

  5. Apapun alasan dari anies, seharusnya dia berpikir dalam2 sebelum bicara, krn merasa pintar jadi lsg bicara dan publik bisa melihat itu, apakah pantas untuk menjabat rektor yg nota bene sebagai pencetak org pintar tp ternyata diri sendiri belum mampu

  6. Tulisan anda gak nyambung, gak bs d bandingkan. Slogan anda baca dulu baru mikir, tp anda gak mikir dulu baru nulis. Cb belajar dulu apa itu pajak, apa itu APBN. Lalu maknai arti kata2 prabowo ttg apbn yg bocor dan kata2 tim transisi potensi potensi pajak yg hilang, kdua hal tsbt tdk bs dbandingkan dlm konteks tulisan di atas. Dan jng d maknai komentar saya ini dsimpulkan sy pndukung fanatik Jokowi, tp smata2 mengoreksi logikanya tulisan ini dr sudut pandang pemahaman ttg keuangan negara.

      1. Jelas beda dong.. Kebocoran APBN artinya hilangnya anggaran negara yang SUDAH ADA karena disalahgunakan.. Sedangkan potensi pajak hilang artinya hilangnya anggaran yang AKAN MASUK ke kas negara..
        Mikiiirr…

    1. wah, oke juga masukannya, tapi saya sudah bosan urus diri sendiri..:)

      Maaf sih, saya bkn cari keburukan org, tp memang keburukan org itu harus dijadikan pelajaran bagi kita semua. Kalo td yg buat prilaku buruk hanya org yg kurang terdidik, maka wajar saja. Tapi ini yg berprilaku buruk adalah seorang rektor pula. Gmn mahasiswanya tuh ๐Ÿ˜€

  7. Dulu saya pengagum Anis Baswedan, orang muda, cerdas, ia harapan masa depan bangsa. setelah menjadi partisan masuk ke pusaran gila untuk mencari kekuasaan. kekaguman saya habis apalagi setelah mengecam ttg kebocoran, lalu menjilat ludahnya sendiri. sikap ini jauh dari watak seorang akademisi.

  8. Bocor sama potensi yg hilang… artinya ngak sama lho… kalau bocor itu artinya sudah ada terus hilang… tapi kalu potensi yg hilang artinya belum ada tapi ada potensi yg perlu di ambil

  9. Anis mengikuti nafsu kecenderungan hati yang membabibuta pro terhadap JKW_JK dan anti PRBW, sehingga orang yang kelihatan “SEPERTI” berpendfdikan namun nyata-nyata kurang terdidik oleh pengal;aman dilingkungan hidup nya, sungguh sayang belum apa-apa sudah terjungkal oleh mulutnya sendiri.

  10. Begitulah POLITIK……
    Benar Salah beda tipis
    Tak ada yang benar tak ada yang salah
    Kita ngomong tergantung kita berpihak pada siapa

  11. inilah seorang pendidik sekelas anis baswedan yg tidak bisa jadi contoh bagi bangsa yg ingin berdikari sifatnya yg plintat plintut dia kejar krn jabatan bukan krn kebenaran lebih baik jadi tukang becak tp bisa membedakan yg benar

  12. Makanya ane kagak salah pilih Prabowo, bukan cuma omong besar saja, bukan cuma janji-janji tapi beliau sudah tau mau di bawa kemana negeri ini, visi dan misi jelas. Tetangga sebelah sudah banyak yang kecewa di PHP Jokowi belum juga satu bulan. Ane gak yakin Jokowi tau yang namanya Tri Sakti atau ekonomi kerakyatan..

  13. Masih aja dibahas aja yang lalu-lalu.
    Sekarang mendingan kita sama2 kerja lah. Pantau dan awasi apa yang akan dikerjakan oleh Pemerintah.
    Kalo ngorek-ngorek luka lama, ga bakal sembuh ๐Ÿ™‚

    KERJA, KERJA, KERJAAAA!!!

  14. Sblm jokowi terpilih sy sdh katakan Anies itu besar krn sll dg cara mudah..mau nyapres dompleng d konvensi demokrat…ingin jabatan mentri nebeng jokowi…tp dia sll merasa hebat dg mendegradasi pandangan prabowo mslh kebocoran APBN tp skrg dia menjilat lidahnya……klo hebat buat partai besarkn bru nyapres….jgn dompleng sana sini….

  15. Tunggu saja, dia sekarang jadi menteri pendidikan dasar dan menengah. Tapi sayang sampai hari gini belum blusukan…seperti sahabat-2 nya,
    mudah-mudahan pendidikan di Indonesia tidak lagi amburadul. Yang pasti akan “lebih” amburadul lagi. Alokasi 20% APBN untuk pendidikan akan menyulitkan kementerian yang “terbelah” itu memanfaatkan dana dengan efektif. Dan Anis sebagai tim transisi yang mengonsep dan membidani hal itu harus bertanggung jawab. OK….

  16. Aduh pke krudung tp koq msh Jahil! Agama mengajarkan Klo Mo lihat Akhlak atau Agama seseOrang liat siapa teman2’y..

    Klo anda mo kumpul ma pendukung Jokowi sana anda gabung sama china glodok ma Hkbp dijamin suara anda Sama dgn mrk..

    #Prihatin dgn byk Muslim yg LUGU

  17. Yang terplih pasti yang terbaik jadi yang tdk terpilih belum tentu baik. sudahlah terima saja belum tentu juga kau itu lebih baik dari yang kau buruk2an

Silahkan berkomentar