Sanggupkah Jokowi “Buy Back” Indosat Yang Sudah Dijual Megawati?

Diposting pada

Berita dan Gambar Jokowi yang akan membeli kembali Indosat sebagai bentuk bakti kepada MegawatiJokowi pernah berjanji akan membeli kembali Indosat yang telah di jual Megawati tempo dulu. Rakyat sebenarnya tidak tahu pasti, apakah Jokowi berjanji atau umbar janji saja. Karena sebenarnya rakyat sudah trauma dengan janji palsu Jokowi, artinya omongan Jokowi sulit untuk di percaya, banyak sudah dusta yang keluar dari mulut suami Iriana itu.

Sebagaimana diketahui bahwa PT Indosat per Juni 2014 telah membukukan keuntungan bersih sebanyak Rp283 miliar. Yang jadi pertanyaan adalah berapa harga jual saham Indosat sekarang? Mana yang harus dilakukan Jokowi, jual pesawat Kepresidenan untuk beli Indosat atau batalkan beli Indosat karena mau beli Drone yang seharga 4,5 Triliun?

Anehnya lagi Jokowi “boro-boro” mau tepati janji, eh malah ngancam rakyat mau naikan BBM segala. Apakah ini yang di namakan Revolusi Mental?

Singkatnya, mampukah dan sanggupkah Jokowi Buy Back Indosat?

Menurut laman Inilah, Jum’at (5/9/14) bahwa PT Indosat Tbk (ISAT) mengalami kenaikan laba bersih menjadi Rp283 miliar per 30 Juni 2014 dari rugi bersih Rp169,2 miliar pada periode yang sama 2013.

Padahal pendapatan perseroan menurun menjadi Rp11,6 triliun dari Rp11,7 triliun pada periode tersebut. Pendapatan tersebut didukung dari pendapatan sesluler yang menjadi Rp9,3 triliun dari Rp9,5 triliun.

Untuk pendapatan multi media naik menjadi Rp1,7 triliun dari Rp1,5 triliun. Sedangkan pendapatan dari komunikasi tetap menjadi Rp542,02 miliar dari Rp536,3 miliar. Demikian mengutip keterangan resmi perseroan, Jumat (5/9/2014).

Sedangkan beban bersih turun Rp10,2 triliun dari Rp10,5 triliun. Sementara laba usaha menjadi Rp1,3 triliun dari Rp1,1 triliun.

Perseroan mengalami kenaikan laba sebelum pajak menjadi Rp284,8 miliar dari rugi sebelum pajak sebesar Rp209,7 miliar. Untuk beban pajak penghasilan sebesar Rp1,8 miliar dari Rp40,5 miliar.

Jadi perseroan mencatat laba bersih menjadi Rp283 miliar dari rugi sebesar Rp269,2 miliar. Sementara untuk total liabilitas menjadi Rp35,8 triliun dari Rp38 triliun per 31 Desember 2013. Untuk total aset PT Indosat menjadi Rp52,2 triliun dari Rp54,5 triliun.

Jokowi Buy Back Indosat Untuk Siapa?

Jika pun seandainya Jokowi mampu dan sanggup membeli kembali Indosat. Untuk siapa dia lakukan hal tersebut? Benar untuk rakyat atau untuk membela Megawati Soekarno Putri? Hal ini perlu di Kabar dan Gambar Indosat Terbaru yang tidak akan jual saham kepada Jokowipelajari, karena semua rakyat tahu, bahwa Jokowi adalah wayang atau bonekanya Megawati.

Namun sayang seribu sayang, karena dikabarkan bahwa Ooredoo tak akan bagi saham Indosat ke Jokowi dengan alasan bahwa Indosat sangat strategis.

Dilansir lama Tribunnews, Jum’at (5/9/14) bahwa Ooredoo Group, induk perusahaan PT Indosat Tbk (ISAT) menegaskan tidak akan menjual sahamnya di ISAT, meskipun presiden terpilih Joko Widodo pernah menyatakan ingin membeli kembali (buyback) saham ISAT. Ooredoo mengaku ISAT sebagai investasi strategis yang akan terus dikembangkan.

CEO Ooredoo dan Komisaris ISAT Nasser Marafih mengatakan sejauh ini belum ada diskusi dengan pemerintah Indonesia tentang pembelian saham ISAT dari Ooredoo. “Tidak ada rencana menjual saham Indosat. Indosat merupakan investasi strategis bagi grup. Ini investasi jangka panjang,” kata Nasser kepada KONTAN di Yogyakarta, Jumat (5/9/2014).

Nasser bilang ISAT menjadi investasi paling besar dan berperan penting bagi Ooredoo Group.  Menurutnya lebih dari 50% pelanggan Ooredoo berasal dari ISAT. Saat ini total pelanggan Ooredoo  mencapai 90 juta. Dari jumlah itu, pelanggan ISAT mencapai 60 juta. Dari sisi pendapatan, Nasser menyebut ISAT berkontribusi lebih dari 25% terhadap pendapatan Ooredoo Group. Sebagai perusahaan telekomunikasi global, Ooredoo kini memiliki perusahaan operator seluler di sebanyak 16 negara.

Nasser menyadari persaingan operator seluler di Indonesia sangat ketat. Namun ia memandang Indonesia sebagai pasar yang potensial terutama untuk bisnis data dan layanan internet. Bisnis itu juga menjadi fokus bisnis ISAT saat ini.

Manajemen Ooredoo baru saja menggelar Board of Commissioners (BOC) meeting di Yogyakarta. Chairman Ooredoo Group, H.E Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani mengatakan terkait investasi strategis melalui ISAT, Ooredoo akan bekerja bersama dengan pemerintah Indonesia sebagai partner. Kehadirannya juga untuk menegaskan komitmen Ooredoo untuk terus berinvestasi di Indonesia.

Sekedar informasi, Ooredoo menjadi pemilik saham mayoritas ISAT dengan mengempit 65% saham. Sedangkan pemerintah Indonesia hanya menguasai 14,29% saham ISAT.

Wacana buyback saham ISAT oleh pemerintah Indonesia dilontarkan oleh Joko Widodo pada debat calon presiden  bulan Juni lalu. Ia mengatakan, dalam perjanjian jual beli saat pemerintahan Megawati Soekarnoputri tahun 2002, terdapat klausul bahwa saham ISAT dapat dibeli kembali oleh Pemerintah Indonesia. Hanya memang, kata dia, hingga saat ini Pemerintah Indonesia belum membelinya.

Silahkan berkomentar