Tentara Israel Takut dan Selalu Terancam Sama Terowongan

Diposting pada

Kabar dan gambar terowongan bawah tanah yang selalu mengancam keberadaan tentara IsraelHidup tenang memang sudah tidak bisa di rasakan oleh warga Israel, bisa dibayangkan jika sama terowongan saja yang juga masih diduga keberadaan ada atau tidak, tentara Israel sudah ketakutan. Kejadian ini menjadi hal yang lucu sekaligus mengkhawatirkan bagi keberlangsungan pertahanan dan keamanan militer Israel. Wajar saja jika ada yang memprediksi bahwa hegemoni Israel tidak lama lagi akan berakhir. Prediksi ini semakin benar rasanya.

TV 7 ‘Israel’ mengungkap, militer ‘Israel’ belakangan menarik diri dari salah satu pos militernya dekat perbatasan Libanon dan dipindahkan ke tempat lain karena khawatir adanya terowongan bawah tanah yang mengancam mereka, seperti dilansir Info Plaestina, Kamis (4/9/14).

Berbeda dengan penegasan elit militer ‘Israel’, para pasukan ‘Israel’ di perbatasan Libanon di perbatasan utara ‘Israel’ merasa khawatir adanya terowongan milik Hezbolah karena mereka mengaku mendengar suara-suara di bawah tanah.

Juru bicara militer ‘Israel’ mengomentari berita itu, bahwa militer ‘Israel’ resmi tidak mengumumkan detail menyebarnya terowongan di perbatasan dan keberadaan itu tergantung oleh prediksi di lapangan. Ia menampik adanya terowongan dan setelah sejumlah serdadu menyatakan adanya suara di bawah tanah.

Bahkan sejumlah sumber dari militer ‘Israel’ juga menyatakan, pihak elit militer ‘Israel’ pun sudah mulai merasa khawatir akan hal tersebut dan mereka pun tidak menampik segala kemungkinan yang terjadi.

Sikap paranoid yang di alami oleh militer Israel begitu akut, sehingga setiap gerak gerik yang ada dianggap menjadi ancaman bagi mereka. Dan dengan memilih mundur, maka itu dapat disimpulkan sebagai suatu kekalahan dan bukti kepengecutan militer Israel.

Anehnya, sudah tahu tentaranya lemah mental, binatang yang bernaman Netanyahu coba-cobanya berani cabut gencatan senjata secara sepihak dengan Hamas. (Baca: Binatang Netanyahu cabut gencatan senjata)

Silahkan berkomentar