Megawati Pun ‘Tahu’ Kalau Jokowi itu Pelupa

Diposting pada

Kabar dan Gambar Jokowi dan Megawati lagi berbisik sesuatuKalau kita ketikkan kata kunci di mesin pencari mbah google yang berhubungan dengan: ‘Mega Ingatkan Jokowi’ ada banyak bisa di temukan. Ini adalah indikasi bahwa Megawati memang sudah tahu bahwa suami Iriana itu punya penyakit lupa.

Dan google pun akan menampilkan beberapa informasi berita yang berjudul: “Mega Ingatkan Jokowi tidak lupa diri”, Mega Ingatkan Jokowi Jangan Bekerja hingga Larut Malam”, “Mega Ingatkan Jokowi Jangan cuma Janji”, dan masih banyak lagi. Bahkan Jokowi mau ke Bali pun diingatkan Mega sebanyak 3 kali.

Presiden terpilih Joko Widodo mengaku baru sempat menemui relawan dan pendukungnya di Bali setelah tiga kali diingatkan oleh ketua Umum Megawati Soekarnoputri, dilansir okezone, Sabtu (30/8/14) dengan judul berita, Jokowi: “Saya Diingatkan Ibu Mega Sampai 3 Kali!”.

Jadi bagi warga negara Indonesia, pendukung, relawan yang sudah ditipu sama Jokowi, mungkin karena Jokowi lupa pernah berjanji. Seperti waktu di Jakarta pernah berjanji akan mimpin Jakarta selama 5 tahun, eh rupanya…. #mikir.

Dan baru-baru ini, kita sebagai orang Indonesia berduka dengan meninggalnya seorang Poitisi dan Tokoh sekaligus Praktisi Pendidikan yang sederhana, yaitu Ketua Umum Partai Gerindra, Prof Dr Ir Kabar dan Gambar Acara Pemakaman Suhardi, Ketua Umum Partai GerindraSuhardi, M.Sc pada hari Kamis, 28 Agustus 2014 pukul 21:40 WIB. Semoga amal ibadahnya di terima oleh Allah Swt.

Suhardi diketahui merupakan salah satu dosen Joko Widodo di Fakultas Kehutanan UGM (Universitas Gajah Mada) Yogyakarta. Tapi apa yang dilakukan oleh Jokowi mendengar mantan dosennya meninggal dunia?

Wafatnya almarhum Suhardi nampaknya tidak membuat Joko Widodo berduka. Joko Widodo juga tidak pergi melayat dan menemui dosennya itu untuk yang terakhir kali.

Joko Widodo bukan hanya tak terlihat di kediaman almarhum Suhardi maupun di kantor DPP Gerindra, tempat almarhum disemayamkan, namun hingga kini Gubernur DKI Jakarta itu diketahui tak juga mengucapkan bela sungkawa.

Hingga jenazah almarhum diberangkatkan ke bandara Halim Perdanakusumah dan diterbangkan ke Yogyakarta dengan pesawat carteran, Joko Widodo belum nampak batang hidungnya, seperti dilansir spektanews, Jum’at (29/8/14).

Lalu, muncul pertanyaan apakah Jokowi sudah melupakan jasa dosennya? Atau memang Jokowi lupa bahwa alm. Suhardi pernah menjadi dosennya? Kalau ini benar, maka Jokowi bukanlah sosok negarawan yang baik.

Tapi yang aneh (lagi) adalah: Megawati yang selalu sering ingatkan Jokowi, kali ini tidak mengingatkan Jokowi bahwa Suhardi pernah berjasa kepada Jokowi. Apa mungkin Megawati juga lupa?

Silahkan berkomentar