Tanpa Dukungan Jokowi-JK, Gaza Akhirnya Menangkan Peperangan Melawan Israel

Diposting pada

Walau dulu dalam debat capres, Jokowi pernah mengatakan akan memerdekakan Palestina. Namun tampaknya tidak ada keseriusannya dalam hal tersebut. Karena memang nampak dari wajahnya, tidak tulus. Apatah lagi istri Jokowi adalah orang yang terafiliasi sama Zionis Israel dan sebagai anggota kehormatan Rotary Club.

Hal yang serupa dengan Jusuf Kalla, walau sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), ia adalah orang yang pro sama Amerika, ia tidak tahu bahwa Amerikalah pendukung sejati Israel dari dulu sampai sekarang dan mungkin yang akan datang. Apakah JK tidak tahu sudah berapa masjid di Gaza yang dihancurkan Israel dan Amerika? Sungguh terlalu!

Tapi sudahlah, tanpa Jokowi-Jusuf Kalla rakyat Gaza bisa menang kok. Buktinya Israel sepakati gencatan senjata yang berisi tawaran dari Pejuang Palestina sebagai tanda kekalahan Israel.

Kabar dan Gambar Ribuan Warga Gaza Rayakan kemenangannya atas Israel
Ribuan warga Gaza Turun kejalan Rayakan kemenangan

Ribuan warga di Gaza berhamburan merayakan kemenangan dan pemenuhan tuntutan rakyat Palestina, setelah pemerintah Israel dan kelompok pejuang Palestina menyetujui gencatan senjata permanen mengakhiri pertempuran di Gaza.

“Ribuan warga Gaza turun ke jalan merayakan kemenangan mereka dengan tercapainya gencatan senjata,” Koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Nur Ikhwan Abadi, melaporkan dari Gaza, Rabu dini hari (27/8).

Koresponden MINA itu menyampaikan laporan ini sambil mendampingi Rina Wati -WNI asal Cianjur- menuju perbatasan Rafah dalam upaya segera keluar dari Jalur Gaza.

Dengan gembira para pejuang Palestina melepaskan tembakan ke udara, sementara sebagian warga lain terlihat membagi-bagikan permen.

Ratusan warga Palestina membawa pengungsi di dalam rumah sakit As-Shifaa di Gaza City dan menyalakan petasan dalam perayaan.

Banyak warga menunjukkan tanda “v” (victory) dengan  dua jarinya sebagai simbol kemenangan Palestina atas Israel.

Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry mengatakan, kesepakatan juga berisi seruan pembukaan semua penyeberangan perbatasan antara Jalur Gaza dan Israel, yang secara efektif akan menandakan akhir dari embargo panjang Israel terhadap Gaza, Anadolu Agency melaporkan.

Kantor berita Reuters dan AP mengutip para pejabat Israel yang mengatakan pemerintah Israel telah menerima kesepakatan. Media Israel pun melaporkan hal yang sama.

Wakil pemimpin Hamas di pengasingan, Moussa Abu Marzouk, mengatakan kesepakatan itu merupakan “kemenangan bagi perjuangan”, Al Jazeera melaporkan.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan pada hari Selasa dari Tepi Barat yang diduduki, bahwa proposal kesepakatan yang baru telah diterima oleh semua pihak dan gencatan senjata diberlakukan mulai pukul 19.00 waktu Gaza (23.00 WIB).

Ia menyambut kesepakatan itu sebagai sebuah kesempatan untuk “membangun negara baru dan mengakhiri pendudukan”.

Sejumlah pejuang di Tepi Barat juga menembakkan senjata ke udara sebagai bentuk perayaan kemenangan Palestina.

Silahkan berkomentar