Cerita Dokter Belgia yang Benci pada Wanita Yahudi

Diposting pada

Banyak kejadian naif yang menimpa bangsa Yahudi akibat agresi militernya ke Gaza sejak 8 Juli 2014 yang lalu. Pernah terjadi di Belgia, ada Cafe yang melarang warga Yahudi masuk, namun malah membolehkan hewan yang bernama Anjing, artinya bangsa Yahudi lebih rendah dari hewan yang bernajis. (Baca: Anjing boleh masuk, Israel tidak)

Selain itu merebak juga dukungan dunia untuk memboikot produk,merk,perusahaan yang di duga terafiliasi dengan Zionis Israel. Ada dan sangat banyak, namun merk yang sekarang lagi marak di boikot adalah Mc Donald. (Baca: 11 merk Yahudi yang di boikot dunia).

Kabar terbaru wanita Yahudi yang tidak di layani oleh dokter Belgia

Kini beredar kabar yang sangat menggegerkan di dunia yaitu seorang dokter yang tidak mau melayani seorang wanita Yahudi. Apa sebab?

Dari kesimpulan dan penelusuran Silontong (2/8) menemukan ceritanya bahwa, pada Rabu malam (30/7/2014), seorang wanita Yahudi berusia 90 tahun di Antwerpen, Belgia, merasakan sakit yang amat sangat. Wanita itu mengalami retak tulang rusuk, dan dia meminta pada cucunya yang berkebangsaan Amerika untuk memanggil hotline darurat medis lokal.

Sang cucu segera menelepon lewat saluran hotline. Tetapi ketika dokter yang menjawab panggilan itu mendengar aksen Amerika dan nama seorang Yahudi, dokter tersebut berkata: “Saya tidak sudi merawatnya,” dan langsung menutup telepon.

Ketika sang cucu menelepon lagi, dokter itu dengan tegas mengatakan: “Kirim saja dia ke Gaza selama beberapa jam, maka dia akan bisa menyingkirkan rasa sakit yang ia derita!” ketus.

Menurut Joods Actuaeel, dokter itu mengetahui si nenek seorang Yahudi karena namanya dan karena alamatnya berada di lingkungan yang penuh dengan orang Yahudi.

Telepon itu sendiri direkam.

Sang cucu segera mengajukan keluhan kepada polisi setempat atas perlakukan dokter tersebut.

Menurut laporan itu, wanita Yahudi berusia 90 tahun menangis: “Ini mengingatkan saya pada apa yang kami mengalami di Eropa 70 tahun yang lalu. Saya tidak pernah berpikir bahwa hari itu akan terulang lagi.”

Di Gaza, militer Israel sedang membom dan menembaki anak-anak, wanita hamil, dan wanita tua Palestina seperti bermain video game, seperti yang di laporkan Islampos.

Sampai tulisan ini diturunkan, belum tahu kabar selanjutnya tentang wanita Yahudi tersebut, apakah sudah mendapatkan pelayanan atau tidak. Namun yang pasti bahwa dunia sudah sangat benci dengan Israel, kecuali Amerika dan sekutunya.

2 komentar

Silahkan berkomentar