Rumah Ismail Haniyah hancur di Serang Jet Israel

Diposting pada

Dikabarkan bahwa Jet Israel menghancurkan Rumah Wakil Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam “Hamas”, Ismail Haniyah pada saat fajar pada hari Selasa (29/7), di kamp pengungsi Shati barat Kota Gaza.

Kabar dan gambar rumah Ismail Haniya kena serangan dari Israel

Banyak sumber Palestina mengatakan: IOF pesawat tempur membombardir sebuah rumah di subuh hari ini, Ismail Haniyah, mantan perdana menteri, dan Wakil Kepala Biro Politik Perlawanan Islam Gerakan “Hamas”, di kamp pengungsi Shati barat Kota Gaza, sejumlah roket, menurut Pusat Palestina untuk Media.

Pesawat Israel meluncurkan lebih serangan di Jalur Gaza, yang mengakibatkan kematian 40 warga Palestina, sebagaimana di laporkan Islammemo.

Memang Ismail Haniyah sudah lama menjadi target dari serangan Israel untuk di bunuh, namun belum juga terjadi. Israel mengalami kesulitan untuk mencari sosok Ismail Haniyah, padahal menurut kesaksian relawan Indonesia yang data ke Gaza, bahwa Ismail Haniya, orang yang paling diburu Israel ternyata sangat mudah ditemui di Gaza. Dia pemimpin seperti Umar bin Khattab. Pagi ngantor, sore mengunjungi rumah-rumah rakyat dan makan bersama mereka, malam menemui tamu-tamunya.

Kisah unik menarik dari Sosok Ismail Haniyah

Gambar Ismail Haniyah lagi menyapaBeliau adalah seorang pengurus inti di Hamas, bahwa pernah menjadi Perdana Menteri Palestina. Namun status yang dimilikinya tidak membuatnya merasa dilebihkan. Jadi ada kisah pada suatu hari, dimana pejuang Al Qassam, sayap militer Hamas dikumpulkan dalam sebuah terowongan dan sebagaimana biasa Mujahidin Al Qassam selalu memakai penutup wajah, jadi sesama mereka tidak mengenali.

Namun pada saat diterowongan, semua prajurit Al Qassam diminta untuk membuka penutup wajah, maka semuanya membuka penutup wajah, namun ada satu orang yang menolak dan terus menolak untuk membuka wajahnya. Sehingga mengundang penasaran semua anggota Al Qassam. Dan akibat banyak yang memaksa, maka penutup wajah satu orang tadi pun di jadi terbuka. Lantas suara tangisan pun menghiasi terowongan, semuanya menangis karena takjub dan terharu dengan sosok Ismail Haniyah yang walaupun sebagai Perdana Menteri (ketika itu) tidak enggan untuk turun kebawah bersama rakyatnya berperang.

Tapi ia tidak mau diketahui oleh rakyatnya. Bukankah Ini yang dinamakan blusukan yang ikhlas yang dilakukan bukan untuk diliput media, tapi hanya untuk mengharap ridho Allah semata.

Sebelumnya beredar kabar, bahwa petinggi Hamas bersantai ria dan berfoya-foya disaat banyak warga Palestina kena serangan Israel. Tentu berita tersebut adalah sesat dan menyesatkan. Petinggi Hamas tidak seperti yang mereka katakan.

Kabar Al Qassam terbaru tentang mengapa Tutup Wajah saat perang

Silahkan berkomentar