Hasil ‘Real Count’ bukan’ Quick Count’, Prabowo Menang di Pilpres 2014, Insya Allah

Diposting pada

Pasangan yang Unggul dalam hasil hitung nyata atau real count adalah Prabowo-HattaKetika masyarakat dibingungkan dengan hasil hitung cepat alias quick count di pemilihan presiden (pilpres) 2014 karena hasilnya yang berbeda. Dihari yang sama (9/7)  juga muncul hasil hitung nyata (Real count) yang dilakukan oleh Pusat Tabulasi Data Tim Saksi (PKS) Prabowo-Hatta.

Untuk tugas saksi, memang pasangan Prabowo Hatta mengamanahkan kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menanganinya. Setelah semua data terkumpul dari saksi, maka Pusat Tabulasi Data Tim Saksi (PKS) pun melakukan real count. Dengan memakai data lembara C1 yang di bawa saksi. Perhitungan dilakukan manual di  270 ribu TPS di 33 provinsi di 359 kab/kota di Indonesia.

Nah, dari hasil hitung real count itu, berbeda dengan hasil quick count yang hanya mengandalkan 2000 atau 4000 sample, ada juga yang 8000 sample. Menurut sumber yang dikutip silontong dari Merdeka.com, menyatakan bahwa pasangan Prabowo-Hatta menang sementara berdasarkan hasil hitung cepat tersebut.

Wasekjen Partai Demokrat Syofwatillah Mohzaib mengatakan, informasi terkini dari penghitungan manual di 270 ribu TPS, Prabowo-Hatta unggul. Dia tak percaya dengan hitung cepat lembaga survei yang menyatakan Jokowi-JK sebagai pemenang. Syofwatillah pun mengutip data dari PKS.

“Menurut Pusat Tabulasi Data Tim Saksi (PKS) Prabowo-Hatta data hasil perhitungan oleh saksi (C1)yang bertugas di 270 ribu TPS di 33 provinsi di 359 kab/kota di Indonesia Pasangan nomor 1 (52,3 persen) pasangan nomor 2 (47,7 persen),” kata Syofwatillah dalam pesan singkat, Rabu (9/7).

Dengan hasil demikian, ia mengimbau agar para relawan dan simpatisan tetap mengawal proses distribusi dan penghitungan surat suara hingga ke KPU. KPU sendiri dijadwalkan akan mengumumkan hasil realcount pada 22 Juli nanti.

“Realcount Prabowo-Hatta menang. Mohon pendukung dan simpatisan Prabowo-Hatta terus mengawal dan memantau kotak suara diseluruh daerah, sampai final perhitungan nasional,” tegas Anggota Komisi VIII DPR ini.

Sementara dari kubu pasangan Jokowi JK sampai berita ini di turunkan (10/7) hanya berpatokan kepada hasil quick count saja. Belum ada pernyataan mereka berdasarkan hitung nyata yang dilakukan timsesnya.