Inilah 3 Kerugian Jokowi-JK sebab Pengrusakan Kantor TV One

Diposting pada

Jokowi – JK tidak bisa mencegah perbuatan anarkis pendukungnya. Ini sebagai tanda kegagalan mereka dan akan semakin menurunkan elektabilitasnya menjelang Pilpres 9 Juli 2014 nanti.

Sebenarnya jika keberatan dengan pemberitaan TV One, pihak yang merasa di rugikan bisa menggunakan hak jawab atau melapor kepada polisi, bukan malah melakukan perbuatan anarkis.
Gambar dan foto Kantor TVOne yang rusak akibat ulah kader dan simpatisan PDIP
“Ini bukan ancaman lagi, tapi sudah teror bagi kebebasan pers. Kebebasan pers tidak bisa dibungkam dengan cat semprot. Kalau merasa dirugikan, silakan gunakan hak jawab semua diatur oleh undang-undang,” ujar pengamat media UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Iswandi Syahputra, dalam keterangannya, Kamis (3/7) yang di muat Republika.co.id.

Memang dalam UU Pers Nomor 40/1990 diatur tentang hak jawab yang bisa digunakan pihak yang merasa dirugikan oleh suatu pemberitaan. Jika hak tersebut tidak digunakan, bisa melapor ke polisi.

Tapi tetap saja ada hikmah dari kejadian tersebut, apa itu? Popularitas pasangan Prabowo Hatta akan terus naik. Sedangkan pasangan Jokowi – JK akan semakin anjlok elektabilitasnya (baca 7 sebab turunnya elektabilitas Jokowi JK disni). Ada 3 alasan mengapa hal itu bisa terjadi.

Menurut Iswandi, tindakan anarkisme tersebut justru menimbulkan setidaknya tiga kerugian bagi Jokowi-JK.

Pertama, malah menegaskan adanya kebangkitan neokomunisme. Mengingat, komunisme selalu menggunakan segala cara untuk mencapai tujuan, termasuk kekerasan.

Kedua, katanya, tindakan itu buat pelajaran baik bagi penegakan hukum. Artinya, Jokowi-JK tidak mampu menegakkan hukum bagi pundukungnya, apalagi kelak bagi rakyat.

Ketiga, Jokowi-JK dapat menjadi musuh demokrasi sebab pers yang bebas adalah pilar demokrasi, kata Iswandi dikutip silontong dari situs Republika.

Tidak tahu apa komentar Anies Baswedan dengan tragedi ini, semangat Indonesia Mengajar tampaknya tidak sampai kepada pendukung Jokowi JK. Dan Anies penah mengatakan bahwa prilaku pendukung adalah cermin yang didukungnya. Lha kok bisa?#mikir.

Inilah para pendukung Jokowi, klik disni

Silahkan berkomentar