Betulkah Prabowo Sebut Indonesia Butuh Pemimpin Diktator?

Diposting pada

Beredar kabar dan menjadi tren topic di twiter bahwa Calon Presiden No.1 , Prabowo Subianto pernah mengatakan: Indonesia Butuh Pemimpin Diktator. Berita ini berawal dari pengakuan dari Prabowo ketika di wawancarai seorang jurnalis Amerika,  Allan Nairn pada pertengahan tahun 2001.

Wawancara itu terjadi, tapi Prabowo minta hasil wawancaranya tidak dipublikasikan, jelas  Allan. Tapi tidak tahu mengapa Allan akhirnya mempublikasikan hal tersebut di blognya allanneirn.org.

Lalu Allan pun mengatakan bahwa Prabowo juga banyak mengkritik Gusdur dan demokrasi di Indonesia. Juga Allan menulis dan mengatakan bahwa Prabowo tidak sepakat dengan pemimpin dari sipil.

Alasan Allan mempublikasikan kabar ini karena Prabowo maju menjadi calon Presiden Republik Indonesia. Padahal 13 tahun yang lalu memang kesepakatannya semua off the record.

Tapi ketika di konfirmasi kepada pihak Prabowo, dengan tegas mereka mengatakan tidak ada wawancara itu di lakukan. Fadli Zon sekalu wakil ketua Gerindra yang selalu mendampingi Prabowo kemana pun pada sejak tahun 2000 mengatakan bahwa wawancara itu tidak pernah ada.

”Kami tidak tahu tulisan hasil wawancara itu benar atau tidak. Saya rasa tidak benar,” ujar Fadli saat dihubungi, Jumat, 27 Juni 2014, seperti dimuat Tempo.

Memang semakin dekat hari pemilihan Presiden 9 Juli 2014 nanti, semakin banyak saja isu miring yang tidak jelas terjadi untuk menyerang salah satu pihak. Namun semua dikembalikan kepada rakyat yang menilai.

Baca juga hasil survei Pilpres di bulan Juni 2014, disini