Ternyata Jokowi Gak Ngefek Ya

Diposting pada

Kehadiran Jokowi di PDIP diharapkan mampu mendulang suara. Hal ini tentu menjadi harapan partai mocong putih tersebut. Kader PDIP pun jadi percaya diri, bahwa suara PDIP bisa melonjak tajam di Pemilihan Umum 2014.

Dengan semangat kader bekerja menyakinkan masyarakat untuk memilih mencoblos PDIP, nama Jokowi pun di jadikan figur untuk meyakinkan pemilih.

Namun ternyata apa yang terjadi? Jokowi yang di harapkan akan mampu membawa suara partai, namun meleset jauh. Hal ini dinyatakan kader PDIP yang kini malah berbelok mendukung Prabowo Hatta. Pernyataan beliau seperti di lansir harianterbit.com.

Ricki mengaku mengalihkan dukungan karena Pencapresan Jokowi dari PDI Perjuangan sebelum pemilu legislatif yang menargetkan perolehan suara dia atas 35% suara, ternyata gagal total karna faktanya perolehan suara hanya 18%. “Ini membuktikan bahwa Jokowi effect yang selama ini didengungkan tidak terbukti sama sekali,” katanya.

Inilah Kader PDIP yang mendukung Prabowo Hatta menjadi Presiden

Gelombang dukungan kader PDIP kepada Prabowo Hatta semakin banyak. Fenomena ini menarik untuk dicermati, sehingga pengamat politik, Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta, Ari Dwipayana memberikan penilaian bahwa banyak kader PDIP yang sudah kecewa sama sosok Jokowi. (baca lengkap disini).

Tentu aksi dukungan kader PDIP ke kubu Prabowo Hatta akan membawa efek negatif bagi kubu Jokowi JK. Dan ini akan terus memberikan efek kepada kader PDIP yang lain, apalagi mereka yang mendukung Prabowo Hatta bukanlah kader sembarangan, namun sudah bisa di bilang sebagai kader yang loyal. Seperti: mantan Bupati Seluma, Bengkulu, Murman Effendi (mantan juru kampanye PDI Perjuangan untuk Provinsi Bengkulu). Ada juga dari Jawa tengah, Mantan wakil gubernur Jawa Tengah yang juga salah seorang kader terbaik PDI Perjuangan, Rustriningsih.

Tidak sampai disitu saja, dari Jambi, Dodi Sularso kader PDIP dan tokoh pemuda Provinsi Jambi.  Selain politisi ia juga di kenal sebagai pengusaha sukses di Jambi. Ia datang dengan mobil mewah diikuti barisan kader PDIP lainya disambut Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil dan ratusan simpatisan Prabowo-Hatta.

Hal ini harus menjadi evaluasi di kubu Jokowi JK, jika tidak, maka bukan tidak mungkin para pengurus inti lainnya akan berbondong-bondong mendukung Prabowo Hatta menjadi Presiden.

“Apa partai kita?! Dijawab PDIP. Siapa presiden kita?! Prabowo!,” sebuah yel-yel yang di buat oleh Kader PDIP yang mendukung pasangan nomor urut satu, seperti dikatakan Ramadhan Pohan (kader Demokrat) di harianterbit.com.

Hasil survei pun menyatakan elektabilitas pasangan Jokowi JK semakin terjun bebas, baca disini

Silahkan berkomentar